Pengalaman Merekam Dan Mengedit Video Sinematik, Ternyata Melelahkan

September 28, 2021

 

Gambar fosil kerang. Wou, ternyata untuk membuat Video Sinematik keren dan terkonsep butuh proses yang panjang.

Aku suka nonton Cinematic video atau video cinematic yang keren banget di youtube, bahkan sekarang saya sudah mencoba buat video cinematic, hasilnya hancur guys.

 Ternyata, untuk membuat sebuah video sinematik tidak semudah membalikkan telapak tangan. 

Saya kalau merekam subjek pakai kamera android, tangan gemetaran kaya orang ketakutan. Setelah melihat hasilnya, video banyak goyang dan jeda. 

Setelah itu, selesai merekam video, selanjutnya, saya mencoba mengeditnya pakai aplikasi editor video android yang bertebaran di Google Play Store. 

Setelah saya selesai mengedit video sinematik, apa hasilnya? 

Video Sinematik hasil editing saya sangat jelek dan hancur tanpa konsep di play tidak semulus jalan tol. 

Selain itu, ada efek dari edit video sinematik bagi fisik saya, badan pegal-pegal dan mata kelelahan serta ingin rasanya menyerah.

Namun, kalau turun kalau ke lapangan berburu pemandangan keren, seperti pantai atau hutan lebat, ternyata sangat menyenangkan dan menyehatkan tubuh daripada malas gerak, itu buruk bagi kesehatan. 

Kesimpulan: ternyata, untuk menghasilkan sebuah video sinematik keren yang cuma berdurasi 2-5 menit lebih, mengeditnya butuh waktu berjam-jam bagi saya.

Namun, saya percaya bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil. Teruslah mencoba dan sampai berhasil. 

Begitulah kira-kira pengalaman yang saya dapatkan dari merekam subjek hingga membuat video sinematik, yang hasilnya belum keren.