4 Efek Samping dari Bahaya Kecanduan Smartphone

Pengguna smartphone

Kita melihatnya terus menerus. Ketika ia tidak ada di dalam jangkauan, kita akan merasa tidak tenang, dan saat kita mendapatkannya, hanya itulah yang kita pikirkan.

Obsesi kita pada smartphone sudah menjadi hal yang sangat serius. Paling tidak satu dari lima orang di dunia memiliki smartphone saat ini. Dan kini, sedikit demi sedikit mulai muncul sebuah sindrom dan efek negatif dari kecanduan smartphone.

Dengan membludaknya pengguna iPhone, Android, dan beragam smartphone lainnya, kini banyak orang memiliki akses mudah pada Internet. Kini semua itu bisa digunakan dan diakses setiap saat.

Smartphone kini terus berkembang dan memperluas fungsinya, yang bisa menjadikannya sangat adiktif dan berlebihan.

Bahkan menurut penelitian, sebanyak 67% dari pengguna smartphone mengakui bahwa mereka mengecek smartphone-nya bahkan saat benda tersebut tidak bergetar atau berbunyi.

Ini adalah salah satu tanda dari ketergantungan akan smartphone dan perlu untuk diwaspadai. Tidak hanya itu, berikut ini adalah bahaya kecanduan smartphone yang juga perlu untuk diketahui.

Cakar Teks


“Cakar Teks” atau text claw adalah sebuah istilah non-medis yang digunakan untuk menjelaskan keadaan saat jari-jari mengalami keram dan sakit otot karena terlalu sering melakukan scrolling, texting, dan gaming ketika menggunakan smartphone.

Bahkan, ada beberapa efek samping lain yang akan terjadi ketika kita menggunakan smartphone terlalu sering. Kita akan merasakan pembengkakan di otot tangan, dan bisa memperparah hal keadaan yang sudah terasa.

Jika kita menggunakan smartphone secara non-stop, maka kita akan merasakan kesakitan dan kebas pada jari dan lengan. Saat itulah kita perlu melakukan peregangan untuk melemaskan otot.

Simpan smartphone dan lakukan pelemasan pada tangan. Jika sakit yang dirasakan sangat parah, maka segera periksakan ke dokter.

Leher Teks


Sama seperti namanya, leher teks adalah efek yang bisa terjadi pada leher seseorang yang terlalu sering menggunakan smartphone.

Menggunakan smartphone dalam waktu yang lama, akan membuat leher dan otot punggung nyeri. Leher teks atau juga biasa disebut iPosture adalah dua hal yang sering ditemui para pecandu smartphone.

Membenarkan postur bisa menghilangkan nyeri ini. Batasi penggunaan smartphone kita sehingga kita bisa mereganggakn otot punggung dan juga leher.

Jangan sampai leher kita terasa kram. Kita juga bisa mengatasinya dengan mengangkat smartphone sejajar dengan wajah kita sehingga kita tidak terus-terusan menunduk.

Kita perlu menjaga postus agar tidak menjadi bungkuk di usia tua.

Sindrom Pengelihatan Komputer


Melihat font yang berukuran kecil di smartphone dan juga membaca beragam hal di Internet bisa membuat mata menjadi sakit, pengelihatan menjadi kabur, pusing, dan mata kering. Dan ini semua bisa membuat sakit kepala.

Saat merasakan hal ini, kita bisa melakukan beberapa hal untuk mengurangi dampaknya. Di antaranya adalah membuat tulisan di smartphone menjadi lebih besar sehingga mudah dibaca. Selain itu, kita juga perlu untuk membatasi waktu penggunaan smartphone.

Nomophobia


Nomophobia adalah kependekan dari “no-mobile-phone phobia”. Ini adalah hal yang banyak dialami oleh pengguna smartphone.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, banyak orang yang merasa resah ketika smartphone miliknya tidak dalam jangkauan. Mereka juga sangat ketakutan untuk meninggalkan smartphone mereka.

Beberapa gejala yang dialami dari nomophobia adalah resah saat tidak bisa menemukan smartphone, selalu mengecek bahwa smartphone dalam jangkauan, ketakutan akan kehiangan.

Sebagian besar pengguna smartphone menalami nomophobia walau dalam level yang berbeda-beda.




Comments