Ini 5 Bahaya Akibat Tidur Terlalu Lama

wanita cantik tidur lama
Ilustrasi wanita tidur I foto harmonyinandout.com

Tidur diakhir pekan banyak dimanfaatkan para pekerja kantoran dengan melampiaskan tidur yang lama.

Padahal kebiasaan itu tidak baik atau buruk untuk kesehatan. Bagaimanapun juga tidur yang ideal 7-8 jam.

Intinya, tidur yang berlebihan dan kurang sama buruknya terhadap kesehatan.

Dikutip dari Womenhealthmag, mengungkapkan mengenai dampak buruk dari tidur terlalu lama, sebagai berikut

1. Memori Menurun

Menurut penelitian, tidur yang berlebihan dapat membuat memori menurun 15 persen.

Namun, sebaliknya bila tidur secara ideal memudahkan memori untuk mengingat hal-hal baru.

2. Memperluas Ukuran Pinggang

Menurut Asisten Profesor Psikiatri dari University of Pennsylvania, Siobhan Banks, Ph.D, tidur yang berlebihan meningkatkan risiko obesitas.

"Beberapa penelitian telah menunjukkan tidur yang berlebihan dapat mempengaruhi metabolisme, meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2," kata Siobhan.

Sebuah penelitian di Kanada tahun 2007 menemukan orang-orang yang tidur lima atau enam jam meningkatkan kemungkinan untuk kelebihan berat badan 69 persen.

Bila dibandingkan dengan mereka yang biasa tidur tujuh atau delapan jam.

"Tidur yang kurang atau berlebihan sama-sama memiliki risiko, jadi istirahatlah secukupnya," katanya.

3. Mudah Sakit

Peneliti dari Universitas Chicago mengatakan antibodi pada orang yang kurang atau kelebihan jam tidurnya dan membuat tubuhnya 50 persen lebih lemah daripada orang-orang yang cukup beristirahat.

Peneliti Harvard juga menemukan bahwa kadar protein C menjadi reaktif dan ini penanda risiko penyakit jantung

4. Risiko Kanker Meningkat

Selama tidur tubuh memproduksi melatonin, hormon yang membantu mengatur siklus tidur Anda.

Mengganggu jam tidur dapat mempengaruhi sintesis melatonin dan itu menjadi masalah.

Pada 2007 Universitas of Texas melakukan penelitian yang menyimpulkan tidak hanya melatonin yang merupakan detoksifikasi berbahaya yang meningkat tetapi juga penyebab kanker ikut meningkat.