Ilmuwan Berhasil Memecahkan Misteri Segitiga Bermuda?

Kamis, 13 Desember 2012Desember 13, 2012
segitiga bermuda
Ilmuwan Australia telah melakukan eksprimen dari keangkeran segitiga bermuda.

Sebelumnya ilmuwan telah menemukan reruntuhan bekas kota kuno di dekat perairan segitiga bermudah, dan spekulasi tentang misteri segitiga bermuda datang dengan berbagai teori.

Namun, sampai sekarang belum ada satupun teori yang mampu memecahkan kemisteriusan dari segitiga bermuda untuk diakui secara global.

Sejak lama dari berabad-abad lalu para ilmuwan di seluruh dunia berjuang untuk memecahkan misteri Segitiga Bermuda.

Di mana dari waktu ke waktu kapal laut dan bahkan pesawat terbang menghilang tanpa jejak disana.

Kini sebuah teka-teki keberadaan segitiga bermudah, telah berhasil dipecahkan oleh ilmuwan dari Universitas Monash Australia di Melbourne, Joseph Monaghan dan asistennya David May.

Mereka berpendapat bahwa menghilang nya kapal dan pesawat secara misterius di segitiga bermuda bahwa ada penjelasan logis untuk itu.

Menurut mereka, semua dipicu oleh gas metana alami yang dipancarkan dari dasar laut di wilayah tersebut.

Menurut teori mereka, gas terlepas dari dasar laut dan lalu berubah menjadi gelembung raksasa yang mencapai permukaan dan "menyerap" apapun yang ada hadapannya.

Masih menurut mereka, metana, jika dilepaskan dari celah-celah laut, berubah menjadi gelembung gas, yang kemudian secara geometris meluas dan meledak di atas permukaan air.

Pertama, para peneliti menguji teori mereka dengan menciptakan sebuah model komputer.

Hasil dari simulasi komputer menegaskan asumsi, bahwa jika kapal masuk ke dalam gelembung metana, maka kapal mulai kehilangan daya apung dan tenggelam, dan bahkan ledakan gelembung gas raksasa pun mampu menembak jatuh pesawat.

Para peneliti kemudian melakukan percobaan yang sesuai di lapangan.

Percobaan ini menggunakan wadah yang di isi dengan air, dan ditempatkan pada permukaan air dengan beberapa kapal mainan, dan bagian bawah mulai menyemprotkan gas metana.

Hasil eksprimen ini membuahkan hasil bahwa tidak ada satupun kapal yang beruntung dan semua terserap di tengah gelembung, lalu menjauh ke bawah dan tenggelam.

Hal inilah yang dapat menjelaskan dari kasus-kasus misteri segitiga bermuda, di mana kapal-kapal ditemukan dengan awak tewas didalamnya.

Tetapi tanpa ada goresan. Mereka tewas hanya karena tercekik oleh gas beracun, yakni metana.

Jadilah bahwa itu kemungkinan untuk saat ini masyarakat ilmiah internasional untuk tidak terburu-buru secara resmi mengakui sebuah teori misteri segitiga bermuda dari ilmuwan Australia tersebut.

Karena mereka tidak secara langsung melakukan percobaan di lokasi insiden, yakni segitiga bermuda.

Dan tetapi mereka hanya melakukan simulasi di darat, coba langsung di tempat kejadian. : D

Tuh kan, belum terpecahkan juga sampai sekarang misteri segitiga dan masih teori mulu semua. Piss :D.