Penyebab Dan Cara Mengatasi Kram Kaki

Kekurangan mineral sebagai pemicu utama kram kaki.

Cara mengatasi kram di kaki secara alami, mudah dan Insyaa Allah bekerja cukup efektif selama dilakukan dengan benar.

Kram kaki adalah salah satu masalah kesehatan yang sering muncul secara tiba-tiba.

Meskipun bukan penyakit serius, akan tetapi kram kaki cukup mengganggu aktivitas kita sehingga perlu untuk segera diatasi.

Ada banyak metode yang bisa anda lakukan untuk meringankan atau mengurangi gejala kram pada kaki tersebut.

Tetapi sebelum anda mencari tahu mengenai cara mengatasi kram kaki, sebaiknya simak terlebih dahulu penyebabnya.

Penyebab umum kram kaki


1. Kekurangan mineral tertentu

Penyebab utama munculnya kram pada kaki adalah kekurangan mineral tertentu.

Kekurangan mineral seperti kalsium kalium dan magnesium ternyata berkontribusi besar memicu munculnya kram di kaki.

Jadi untuk mencegah agar kaki anda tidak sering mengalami kram, sebaiknya konsumsi makanan yang mengandung mineral penting tersebut.

2. Tekanan pada saraf

Tekanan pada saraf yang berlebih ternyata dapat menyebabkan rasa tegang pada kaki.

Tekanan pada saraf ini biasanya terjadi pada tulang sehingga menyebabkan kram.

Untuk mencegahnya Anda bisa melakukan pemijatan secara rutin.

Selain itu, jika anda sering mengalami kram pada kaki sebaiknya tidak melakukan gerakan-gerakan ekstrem karena dapat memicu tekanan pada saraf.

3. Cidera

Jika anda pernah mengalami cedera maka risiko mengalami kram di kaki sangat besar.

Selain itu, beberapa posisi duduk yang tidak nyaman termasuk meletakkan kaki pada posisi yang salah juga berkontribusi besar menyebabkan kram di kaki.

4. Olahraga berlebih

Melakukan olahraga secara berlebihan juga berkontribusi besar menyebabkan kram di kaki.

Untuk itu sebaiknya lakukan olahraga dengan durasi yang wajar.

Selain itu, sebelum berolahraga sebaiknya melakukan pemanasan terlebih dahulu untuk menghindari terjadinya kram pada kaki.

Cara alami mengatasi kram di kaki


1. Jahe

Ramuan ini memang terkenal sangat baik untuk mengatasi berbagai macam masalah kesehatan.

Salah satu diantaranya adalah mengatasi kram kaki secara alami.

Jahe memiliki sifat hangat yang sangat baik untuk merelaksasi otot-otot pada kaki.

Cara mengatasi kram di kaki dengan jahe sangat mudah, anda bisa mengkonsumsinya secara langsung atau menggunakannya untuk memijat kaki yang mengalami kram.

2. Kompres hangat

Anda bisa melakukan penanganan secara langsung untuk meringankan kram di kaki yaitu dengan menggunakan kompres air hangat.

Cara ini lumayan efektif untuk mengurangi rasa sakit dan tegang pada kaki yang mengalami kram.

Kompres hangat bisa dilakukan sebagai langkah penanganan pertama.

3. Minyak cengkeh

Menurut sebuah penelitian, minyak cengkeh memiliki sifat anti-inflamasi yang sangat baik untuk mengatasi kram di kaki.

Memijat kaki yang mengalami kram dengan minyak cengkeh dapat meringankan rasa sakit dan ketegangan.

Caranya Anda bisa menggosokkan minyak cengkeh ke kaki Anda yang mengalami kram.

Setelah itu, lakukan pemijatan ringan selama 5 menit.

4. Menggunakan lidah buaya

Tanaman ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya adalah mengatasi kram di kaki secara alami.

Lidah buaya memiliki sifat menenangkan sekaligus anti inflamasi yang juga bekerja cukup ampuh untuk meringankan kram di kaki.

Menurut penelitian yang diterbitkan pada tahun 2008 lalu mengungkap bahwa lidah buaya memiliki sifat penyembuhan yang sangat kuat.

5. Penuhi kebutuhan nutrisi anda

Beberapa makanan yang mengandung tinggi mineral, seperti kalium dan magnesium sangat diperlukan untuk mencegah kram pada kaki.

Hal ini dikarenakan kedua mineral tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk peregangan otot dan tulang.

Salah satu kelompok yang sangat disarankan untuk memenuhi kebutuhan magnesium dan kalium adalah ibu hamil, di mana mereka sangat rentan mengalami kram.

Demikian tadi informasi mengenai cara mengatasi kram di kaki secara alami dan Insyaa Allah bekerja cukup efektif.

Semoga informasi di atas bisa berguna bagi anda.

Operasi caesar Mengurangi IQ Anak

bayi
Bayi yang lahir secara operasi caesar memiliki IQ rendah dibandingkan yang lahir normal dan resiko meningkatkan asma dan alergi.

Ilmu pengetahuan modern telah menyajikan bukti yang meyakinkan dari saling ketergantungan langsung antara kemampuan mental anak dan dengan proses cara kelahirannya.

Bayi lahir dengan cara alami kemungkinan memiliki tingkat kecerdasan (IQ) yang lebih besar.

Itu bila dibandingkan dengan bayi-bayi yang lahir melalui operasi caesar, menurut para ilmuwan dari Amerika Serikat yang diterbitkan dalam jurnal PLoS ONE.

Operasi caesar bukan cara terbaik untuk melahirkan, sebab operasi dapat mempengaruhi kesehatan otak anak.

Bayi yang dilahirkan secara normal didalam otaknya ada protein yang berfungsi untuk membantu proses pertumbuhan dan perkembangan anak.

Tingkat protein lebih tinggi bila bayi lahir melewati jalan kelahiran, para peneliti dari Yale University, melakukan percobaan pada tikus.

Para peneliti memeriksa wilayah hippocampus (bagian dari otak yang terlibat dalam mekanisme, termasuk transisi dari memori jangka pendek ke jangka panjang) pada otak tikus lahir secara alami dan melalui operasi caesar.

Tikus dari kategori kedua ini memiliki tingkat protein lebih rendah dan sebagai konsekuensinya, menderita kekurangan perilaku di masa dewasa.

"Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa UCP2, mungkin telah memainkan peran kunci dalam perkembangan kompenen fungsi otak dan perilaku terkait.

Ilmuan berkesimpulan bahwa melahirkan melalui Operasi caesar secara signifikan mengurangi tingkat kecerdasan otak anak di masa dewasa.

Sebelumnya juga, para ilmuwan telah membuktikan bahwa kelahiran anak-anak melalui operasi caesar lebih berisiko terkena berbagai penyakit, termasuk alergi dan asma.