Thursday, December 7, 2017

Berkat Puasa, Diabetes Bukan Lagi Penyakit Seumur Hidup

Thursday, December 7, 20178:52:00 PM
wanita olahraga
Selain menjalani puasa, olahraga teratur juga sangat direkomendasikan karena memiliki manfaat menyehatkan tubuh dan mengontrol kadar gula darah.

Diabetes melitus tipe 2 diklaim sebagai suatu kondisi kronis (jangka panjang) yang mempengaruhi cara tubuh memproses gula darah (glukosa).

Kini para ilmuwan Inggris telah membuktikan, bahwa dengan menahan lapar atau puasa adalah mungkin untuk menyingkirkan diabetes tipe kedua. Dalam penelitian mereka, sebanyak 298 orang berusia 25 sampai 65 tahun ikut berpartisipasi. 

Mereka semua menderita diabetes selama enam tahun terakhir. Hal ini dinyatakan dalam sebuah artikel ilmiah yang diterbitkan di The Lancet, yang diansir oleh Science Alert.

Relawan dibagi menjadi dua kelompok, kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Untuk kategori pertama, dilibatkan dalam program penurunan berat badan khusus dikembangkan, mereka mengikuti diet ketat. Diet mereka hanya 853 kalori per hari selama tiga bulan.

Akibatnya, diabetes tipe 2 beralih ke tahap remisi hampir 90%. Mereka kehilangan 15 kilogram. Kebanyakan orang memiliki gejala diabetes yang melemah.

Pada kelompok kedua, hasilnya berbeda. Mereka menjalani pengobatan standar untuk diabetes, dan kehilangan hanya satu kilogram.

Para ilmuwan telah sampai pada kesimpulan bahwa program diet khusus dapat menaklukkan diabetes tipe 2, yang menurut mereka tidak dapat lagi dianggap sebagai penyakit seumur hidup dan kronis.

Diabetes mellitus adalah penyakit endokrin, kebanyakan penderita diabetes menderita kelebihan berat badan.

Menurut "Gazety.ru", ilmuwan dari fakultas kimia Universitas Negeri Moskow telah membuktikan bahwa kadar glukosa dalam darah dapat ditentukan tidak hanya melalui analisis darah, tetapi juga bisa melalui kondensasi udara yang dihembuskan. Hasil karya tersebut dipublikasikan di jurnal Electrochemistry Communications.

Sebelumnya, dokter dari AS menemukan bahwa pelancong berusia di atas tiga puluh tahun, yang sering terbang dan tidak mengikuti diet mereka, terancam diabetes, obesitas dan hipertensi dalam sepuluh tahun ke depan.

Ternyata semua orang ini memiliki kadar kolesterol yang sama dalam darah dan rasio tinggi terhadap berat badan sama.

Sumber: doctor

Poskan Komentar: