Friday, October 13, 2017

Makan Gula Saat Hamil

Friday, October 13, 20172:18:00 PM
wanita hamil
Mencegah mengonsumsi makanan mengandung gula baik untuk kesehatan ibu dan calon bayi.

Gula itu sendiri tidak berbahaya untuk dimakan saat hamil. Masalahnya adalah banyak makanan yang mengandung gula halus, seperti permen, kue, biskuit dan minuman ringan, tidak memberi banyak manfaat gizi. 

Mencegah mengonsumsi semua jenis produk itu adalah baik, dan sangat dianjurkan mengonsumsi buah-buahan, sayuran dan biji-bijian, karena kaya akan nutrisi dan berguna bagi kesehatan calon bayi.


Rekomendasi Umum


Kecuali jika dokter Anda menentukan sebaliknya, Anda harus mengikuti diet sehat khas yang mencakup semua vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan calon bayi Anda untuk tumbuh. American Pregnancy Association merekomendasikan agar semua wanita hamil berbicara dengan penyedia layanan kesehatan mereka tentang kebutuhan nutrisi spesifik mereka. 

Biasanya, diet seimbang yang mencakup semua kelompok makanan utama akan memberi nutrisi yang cukup bagi Anda dan calon bayi Anda. Perhatikan bahwa pada trimester kedua dan ketiga Anda harus mengonsumsi 300 kalori setiap hari daripada biasanya untuk memenuhi kebutuhan bayi Anda yang sedang berkembang.

Gula


Diet Anda bisa termasuk gula, asalkan Anda tidak makan berlebihan. Apa yang dianggap berlebihan tergantung pada kondisi medis Anda, namun pendekatan yang paling aman adalah membatasi makanan bergula sebanyak mungkin dan lebih baik konsumsi makanan yang lebih sehat.

Tidak nyaman


Jika Anda mengalami mual, mulas atau sembelit. Banyak wanita hamil mengalami masalah ini, meski mereka menjalani gaya hidup sehat dan makan dengan benar. Tapi Anda mungkin bisa mengurangi gejala negatif ini dengan menghindari kelebihan gula, dan juga minum banyak air putih, berolahraga secara teratur dan mengurangi asupan lema, menurut American Pregnancy Association.


Diabetes Gestational 


Diabetes Gestational (kondisi kadar gula darah tinggi yang terjadi pada wanita hamil) mempengaruhi 1 sampai 3 persen dari semua wanita hamil, menurut FamilyDoctor.org, tapi biasanya menghilang setelah bayi lahir.

Jika Anda memiliki diabetes gestasional, tubuh Anda mengalami masalah dengan menggunakan glukosa dalam darah Anda untuk mendapatkan energi, sehingga kadar gula darah Anda meningkat.

Hal ini dapat mempengaruhi kesehatan Anda dengan membuat persalinan Anda lebih sulit, sampai pada titik di mana Anda mungkin memerlukan operasi caesar. Juga, Anda berisiko tinggi terkena preclampsia, yang menyebabkan tekanan darah tinggi, pembengkakan yang tidak hilang dan peningkatan jumlah protein dalam urin Anda.

Kondisinya berbahaya jika dibiarkan tidak diobati. Diabetes Gestational juga mempengaruhi kesehatan bayi Anda dengan meningkatkan risiko masalah saat lahir. Misalnya, bayi Anda mungkin menderita penyakit kuning, kadar gula darah rendah atau berat lahir tinggi yang tidak normal.


Gula dan Gestational Diabetes


Penyebab diabetes gestasional tidak diketahui, namun jika Anda didiagnosis dengan kondisi tersebut, dokter Anda kemungkinan akan meminta Anda menghindari makanan yang mengandung gula dalam jumlah banyak, seperti kue kering, kue kering, permen dan es krim.

livestrong.com

Poskan Komentar: