Monday, December 5, 2016

Inilah Dampak Buruk Bagi Anak Yang Jarang Terkena Sinar Cahaya Matahari

Monday, December 5, 201611:48:00 AM
Anak gadis pakai kacamata
Anak-anak yang menghabiskan seluruh waktunya di dalam rumah lebih mungkin untuk menderita rabun jauh atau miopia akibat jarang terkena sinar cahaya matahari.

Konon pada zaman dahulu, jarang sekali orang-orang bisa melihat anak-anak mengenakan kacamata karena mereka lebih banyak menghabiskan masa kanak-kanak di ruang terbuka.

Selain itu, mereka mempunyai fisik yang kuat dan cerdas. Sekarang malah terbalik

Anak zaman modern lebih banyak menghabiskan waktu mereka di depan TV, laptop dan Gawai (perangkat pintar seperti smartphone dan tablet). 

Itulah mengapa ada diantara mereka yang mengenakan kacamata karena menderita miopia akibat jarang terkena sinar cahaya matahari, yang memicu mata mereka tidak bisa melihat objek jauh dengan jelas.

Dilansir dari kompas.com, menurut penelitian dari London School of Hygiene and Tropical Medicine, jarang terpapar sinar ultraviolet B dari matahari bisa meningkatkan risiko anak mengalami miopia.

Miopia atau rabun jauh pada anak-anak biasanya dipengaruhi faktor genetik dan lingkungan. Jika anak lebih sering terkena sinar ultraviolet B, risiko mengalami miopia pun menurun.

Penelitian sebelumnya terhadap orang dewasa juga menemukan kaitan antara miopia dan ultraviolet B. Penelitian yang dipimpin oleh Dr Astrid E. Fletcher dari London School of Hygiene and Tropical Medicine itu telah melakukan pemeriksaan mata terhadap 4166 orang.

Penelitian menunjukkan, paparan sinar UVB pada usia 14-19 tahun dan 20-39 tahun dapat menurunkan risiko miopia. Penelitian tersebut menyimpulkan, yang dapat merusak mata anak-anak ternyata bukan hanya karena sering menatap layar gawai, tapi kuramg terpapar sinar matahari.

Peneliti menyarankan orangtua agar tak membiarkan anak terus-terusan di dalam rumah. Biarkan anak bermain di luar rumah, seperti bermain di taman bersama teman-temanya atau bersepeda. Bermain di luar ruangan pun baik untuk tumbuh kembang anak.

Terkena sinar matahari, khusunya pada pagi hari tak hanya dapat menyehatkan mata. Sinar matahari membantu penyerapan vitamin D yang juga dibutuhkan untuk pertumbuhan anak-anak.

Menurut peneliti, terpapar sinar matahari pada masa kanak-kanak, baik untuk kesehatan di masa mendatang. 

Poskan Komentar: