Selasa, 04 Oktober 2016

Studi Pemberian ASI Eksklusif Cegah 800 Ribu Bayi Meninggal Per Tahun

Selasa, 04 Oktober 201614.30.00
Para ibu yang memberi ASI eksklusif membantu tumbuh kembang bayi dan juga dapat menghindarkan bayi dari kematian.

Pemberian dan manfaat ASI secara eksklusif sudah terbukti menyehatkan bayi sampai besar dan ibu terhindar dari kanker payudara. Bahkan, menurut studi terbaru bahwa nyaris 800 kematian bayi per-tahun bisa dicegah, andai para mama mau memberikan air susu ibu ((ASI) secara teratur.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet juga memperlihatkan bahwa 20 ribu kematian akibat kanker payudara per tahun ternyata bisa dicegah, jika para ibu mau memberikan bayi mereka ASI secara teratur.

Ibu yang memberikan ASI eksklusif dan berlanjut hingga minimal usia 12 bulan memang lebih rendah risikonya mengalami masalah kanker payudara.

"Ada kesalahpahaman bahwa ASI dapat diganti dengan produk susu buatan tanpa konsekuensi merugikan. Keputusan untuk tidak menyusui memiliki efek negatif yang jangka panjang pada kesehatan, gizi dan perkembangan anak-anak, serta kesehatan perempuan," ujar peneliti utama, profesor Cesar Victora, seperti dilansir dari Telegraph.

Janet Fyle dari Royal College of Midwives menambahkan, studi ini memperkuat alasan bahwa menyusui adalah nutrisi lengkap yang paling tepat untuk bayi. ASI juga meningkatkan IQ atau kecerdasan anak, meningkatkan harapan hidup, dan mengurangi risiko anak terkena diabetes dan obesitas serta memiliki tulang yang kuat.

Studi itu pun sangat menyayangkan bahwa hanya 0,5 persen bayi di Inggris yang mendapat ASI ekslusif samlai usia 12 bulan. Lalu lainnya, hanya 37 persen memperoleh ASI eksklusif. Sementara itu, studi dari Brunel University menyarankan waktu optimal wanita menyusui adalah 18 bulan.

WHO pun mengimbau sebaiknya para Ibu memberi ASI sampai bayi mencapai usia dua tahun, yaitu selama 6 bulan ASI eksklusif dan setelahnya diikuti makanan pendamping ASI.

Kesuksesan ibu dalam menyusui sangat dipengaruhi oleh support orang sekitar dan lingkungan tempat tinggal.

Tips agar ASI tetap lancar, yakni hindari stres dengan kata lain tetap bahagia dalam suka dan duka.

Poskan Komentar:

Baca Juga: