Selasa, 04 Oktober 2016

Rutin Menyusui, Resiko Ibu Terbebas Dari Diabetes

Selasa, 04 Oktober 201614.21.00
bayi senyum
Ibu yang rutin menyusui resiko terbebas dari diabetes dan kanker serta memiliki bayi yang jarang rewel.

Manfaat pemberian ASI tidak hanya positif untuk kesehatan dan kecerdasan bayi, tapi itu juga berlaku untuk ibu bayi, seperti terhindar dari penyakit kanker payudara, penurunan berat badan dan sebagainya.

Kini sebuah studi, menemukan bahwa selain menurunkan risiko kanker payudara, menyusui juga bisa menurunkan risiko diabetes tipe 2 pada ibu dengan diabetes gestasional.

Diabetes gestasional adalah penyakit kencing manis yang terjadi pada saat kehamilan. Diabetes saat hamil ini dapat tumbuh menjadi diabetes tipe 2 dikarenakan oleh berbagai faktor risiko.

Berdasarkan peneliti, menyusui dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah munculnya diabetes tipe 2. Studi memperlihatkan bahwa menyusui bisa memperbaiki metabolisme yang melindungi ibu dari resiko diabetes.

Setelah ibu menyusui lebih dari tiga bulan, itu telah memperlihatkan perbedaan metabolit atau hasil metabolisme yang signifikan dibanding para ibu yang masa menyusuinya bayinya hanya sebentar saja.

"Jangka menyusui yang lebih lama berhubungan dengan perubahan produksi fosfolipid dan konsentrasi asam amino rantai cabang dalam plasma darah ibu," kata peneliti, Daniela Much, dari lembaga studi di Jerman, Helmholtz Zentrum Munchen.

Studi sebelumnya, metabolit tersebut berhubungan dengan resistensi insulin dan diabetes tipe 2. Sandra Hummel yang juga dari Helmholtz Zentrum Munchen mengatakan, temuan ini menambah pengetahuan baru bahwa laktasi memengaruhi metabolisme yang memberi peran sebagai efek perlindungan kesehatan.

Hal ini pun menguatkan salah satu studi  yang lalu bahwa menyusui lebih dari tiga bulan sudah memberi efek perlindungan selama 15 tahun kepada ibu dengan diabetes gestasional.

Andai pemberian ASI eksklusif selama enam bulan dilakukan, efek perlindungan menjadi sempurna. Pemberian ASI sebaiknya juga dilanjutkan sampai anak memasuki usia 2 tahun.

Poskan Komentar:

Baca Juga: