Selasa, 04 Oktober 2016

Resiko Sering Menyusui Sebabkan Bayi Tumbuh Sehat

Selasa, 04 Oktober 201614.12.00
bayi sehat dan ceria
Ibu yang rutin memberi ASI akan memiliki bayi yang tumbuh sehat dan ceria serta terhindar dari berbagai penyakit.

Lama pemberian ASI setidaknya selama 6 bulan pada bayi. Tetapi, Andai dapat lebih dari 6 bulan akan sempurna. Semakin lama bayi memperoleh ASI, konsekuensi bayi tumbuh semakin sehat dan ceria.

Dokter Spesialis Anak yang juga Ketua Pembina Sentra Laktasi Indonesia Utami Roesli mengungkapkan, banyak studi membuktikan, lamanya menyusui memengaruhi risiko bayi terkena penyakit. "Makin lama menyusui, makin tinggi peningkatan perkembangan kognitif nya, bahasa, dan motoriknya," kata Tami dalam diskusi di Jakarta, Kamis (9/7/2015)

Beliau menjabarkan bahwa perkembangan otak bayi yang memperoleh ASI akan lebih baik. ASI adalah makanan terbaik bagi bayi yang bermanfaat sebagai antibodi bagi bayi. Itulah mengapa, bayi yang diberi ASI eksklusif tak mudah sakit. "Dalam Jurnal Pediatric, semakin lama menyusui semakin kurang risiko gangguan mental," ungkap Tami.

Menurut Tami, ASI dapat diberikan setidaknya sampai 2 tahun, usai sukses memberikan ASI eksklusif dalam jangka waktu 6 bulan. Hal ini juga akan meningkatkan kedekatan ibu dan anak atau bonding. Setelah memasuki usia 6 bulan, bayi juga sudah boleh diberikan makanan pendamping ASI. "ASI hingga 2 tahun juga mengurangi angka kematian bayi," lanjut Tami.

ASI adalah hadiah yang sangat sempurna yang bisa diberikan ibu pada anaknya. Dengan ASI, orangtua bahkan tidak perlu mengeluarkan biaya mahal dibanding dengan membeli susu formula yang kandungan gizinya tidak dapat menandingi ASI, Tami menambahkan.

Fakta ASI mengurangi resiko bayi terkena penyakit infeksi, menguatkan tulang, meningkatkan kecerdasan, memiliki tulang yang kuat dan sebagainya.

Poskan Komentar: