Minggu, 02 Oktober 2016

Pahami Ini Gejala Bayi Tidak Cukup Memperoleh ASI

Minggu, 02 Oktober 201619.53.00
kasih sayang ibu kepada bayi
Asupan ASI kurang dapat menyebabkan bayi rewel atau sering menangis dan berat badannya berkurang.

Hambatan dalam menyusui bisa mengakibatkan hal buruk, salah satunya adalah bayi kekurangan ASI. Problem ini dapat terjadi andai produksi ASI berkurang atau pun bayi belum sanggup menyusu dengan baik.

Untuk itu, sebagai ibu dari bayi adalah sangat penting untuk mengenali dan mengetahui tanda bayi kekurangan ASI. Sehingga, tidak menyebabkan bayi mengalami masalah kesehatan.

1. Berat tubuh turun

Tanda paling umum bayi kekurangan ASI, yakni terjadi penurunan berat tubuh. Lazimnya, bayi akan mengalami masalah penurunan berat badan setelah lahir. Namun, setelah itu, bayi akan kembali memperoleh berat tubuh bertambah 5 hari setelah lahir.

Hal itu dikarenakan sang bayi sudah mendapatkan cukup ASI. Sebagai ibu, maka harus mewaspadai bila setelah 5 hari berat badan bayi nya tidak bertambah tapi sebaliknya, yakni cenderung terus mengalami penurunan.

2. Frekuensi buang air kecil jarang

Bila bayi jarang buang air kecil, itu juga sebagai tanda kalau bayi tidak mendapatkan asupan ASI dengan sempurna.

Bayi mengalami kekurangan ASI, bila tak membasahi 8 popok kain atau 6 popok sekali pakai dalam waktu 24 jam setelah 5 hari lahir. Sebaliknya bila bayi memperoleh cukup ASI, pipis bayi yang sudah 5 hari lahir umumnya cukup banyak.

3. Warna urin agak gelap

Gejala bayi kurang ASI bisa dilihat dari warna urinnya. Bayi yang kurang ASI akan mempunyai urin berwarna sedikit gelap, mirip warna jus apel.

Lain hal jika bayi memperoleh ASI yang cukup, maka warna urinnya agak pucat cenderung bening. Keadaa  ini juga dapat dikarenakan oleh dehidrasi yang terjadi pada bayi.

4. Sangat rewel dan Lemas

Bayi yang tidak mendapat ASI yang cikup, teryata lebih sering rewel dan terlihat lemah. Selain itu, bayi dapat jadi sangat mudah tertidur saat mulai menyusui dan kemudian menjadi rewel, saat Anda mencoba memindahkan posisinya. Bayi yang kerap tertidur saat menyusui disebabkan oleh produksi ASI yang kurang.

Setelah menyusui, Anda juga tidak merasakan perubahan pada payudara. Biasanya setelah menyusui, payudara akan terasa lebih lembut dan kosong.

5. Selalu menyusu, tapi tetap rewel

Gejala bayi kurang ASI lainnya adalah bayi yang terus menyusu hampir setiap jam. Tetapi, setelah menyusu, ia masih menangis seakan masih lapar.

Bayi sudah memperlihatkan beberapa gejala-gejala di atas, ada baiknya Anda langsung berkonsultasi pada dokter dan konsultan laktasi untuk mencari tahu akar masalahnya dan memecahkannya.

Poskan Komentar: