Tuesday, October 11, 2016

Mustahil Seorang Ibu Habis Melahirkan Tak Menghasilkan ASI

Tuesday, October 11, 201610:09:00 PM
ibu dan anak bermain
Ilmuwan sangat yakin bahwa semua ibu memiliki ASI dan sangat menganjurkan kepada para ibu untuk memberi ASI eksklusif kepada sang buah hati.

ASI adalah makanan paling lengkap untuk bayi dan tidak mungkin seorang ibu tidak menghasilkan ASI, dan hal ini dinyatakan oleh Doddy Izwardy dari Direktorat Bina Gizi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bahwa tak mungkin seorang ibu tidak mempunyai ASI.

Selain itu, tak ada alasan untuk ibu tidak memberikan sang bayi dengan ASI eksklusif selama dua tahun.

"Tidak keluar ASI, itu tak mungkin. Tuhan itu telah menjamin semuanya," kata Doddy di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, ditulis Sabtu (19/3/2016).

Itulah kenapa seorang ibu harus mulai memberikan ASI eksklusif kepada sang bayi setelah melahirkan kurang dari satu jam. "Anak manusia itu waktu dilahirkan mesti dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Makanya kenapa bayi waktu lahir menangis keras. Artinya, keras dunia yang dia lihat itu, harus ada yang melindunginya, yakni sang ibu," kata Doddy.

Menyusui sejak dini, jelas Doddy, merupakan pertemuan antara bayi yang baru dilahirkan secara partus ditempelkan ke tubuh ibu akan meredakan rasa sakit sang bayi dan si ibu.

"Jadi, ketemu putingnya kurang dari satu jam memberi manfaat yang besar bagi hasil ASI yang maksimal. Ini yang seringkali gagal," kata Doddy.

Di situlah kunci awal seorang bayi dapat diberi ASI eksklusif atau menyusui. "Namun seringnya gagal," ujar Doddy.

"Tapi, kalau bayi yang dilahirkannya sangat kecil, punya risiko yang sangat berat, si ibunya juga tidak berdaya, ini yang sering terjadi di ruangan kecil yang kita tak sadar di kemudian hari, dampaknya luar biasa," ujar Doddy menambahkan.,

Poskan Komentar: