Rabu, 05 Oktober 2016

Bayi Bisa Terhindar Dari Risiko Gangguan Hati Bila Rutin Menyusui

Rabu, 05 Oktober 201621.20.00
bayi dan ibu
Bayi yang diberi ASI eksklusif secara langsung dapat terhindar dari resiko gangguan hati dan infeksi penyakit lainnya.

Sangat disayangkan banyak orangtua memberi bayi mereka dengan susu formula padahal dengan hanya ASI dapat menghemat pengeluaran rumah tangga dan memiliki efek positif untuk kesehatan sang bayi dan ibu.

Sebuah studi baru menemukan bahwa menyusui bayi dan mempertahankan berat badan normal sebelum masa kehamilan dan mengurangi risiko terkena penyakit hati pada anak.

Penelitian ini mengimbau para ibu untuk menyusui secara eksklusif minimal selama enam bulan ditambah dengan menjaga berat badan normal, sebelum masa kehamilan dalam arti tidak kelebihan berat badan, untuk menurunkan kemungkinan penyakit hati pada anak.

Dr. Oyekoya Ayonrinde, dosen senior klinis untuk obat dan farmakologi di University of Western Australia dan penulis utama studi, berujar bahwa "Kita mau melihat apakah ada hubungan antara penyakit hati, faktor ibu dan gizi bayi. Hasil studi kami memperlihatkan, faktor dari ibu mempunyai efek serius terhadap risiko berkembangnya penyakit hati pada ketika anak bertumbuh remaja."

Pemberian ASI secara eksklusif dan langsung selama sedikitnya enam bulan, mampu mengurangi risiko terkena penyakit hati dibandingkan dengan susu formula dalam botol.

Data tersebut didapatkan melalui kuesioner, wawancara langsung, pemeriksaan fisik dan tes darah. Dari data yang dikumpulkan juga terungkap bahwa anak-anak yang terkena risiko penyakit hati itu juga menderita kelebihan berat badan atau obesitas.

Pemeriksaan ultrasound pada hati dilakukan pada 1.170 remaja berusia 17 tahun. Hasil memperlihatkan, 15% di antaranya ditemukan mempunyai penyakit hati serta Kolesterol tinggi.

Studi lain yang dipublikasikan di konferensi menemukan, bahwa menambahkan kopi untuk diet mereka bisa membantu mengembalikan kondisi.

Poskan Komentar: