Senin, 18 April 2016

Perempuan Malaysia Meninggal Akibat Tersetrum Piranti iPhone

Senin, 18 April 201619.55.00
iPhone 6
Pengguna iPhone asal Malaysia meninggal kesetrum ketika menelepon sembari isi daya ulang baterai ponselnya.

Insiden pengguna iPhone kesetrum dan meninggal sudah sering terjadi, kali ini dialami oleh perempuan usia 30 tahun asal Malaysia, yakni  Suhana Mohamad, perempuan itu meninggal ketika sedang asik pakai iPhone untuk menelpon sambil isi ulang daya baterai.

Suhana tersetrum dan mengalami luka parah. Dia dinyatakan meninggal dunia saat sampai di rumah sakit Hospital Universiti Kebangsaan Malaysia (HUKM). Saat insiden tersebut terjadi, suaminya sebagai polisi tengah tertidur.

Insiden memilukan itu terjadi pada Jumat (15/4/2016) lalu sekitar pukul 23.30, ia diketahui sedang menelepon menggunakan iPhone sambil mengisi ulang daya baterai langsung di kontak listrik.

Tidak disebutkan jenis iPhone beserta aksesoris kabel charger yang dipakai oleh Suhana. Jenis soket listrik yang dipakai juga tidak dijelaskan.

Saat ini, sedang dilakukan penyelidikan atas insiden tersebut. Tak disebutkan jenis ponsel yang digunakan korban. Ada yang menduga dia menggunakan aksesori charger palsu yang memang dinilai berbahaya.

Para pelaku industri di Malaysia berkomentar bahwa aksesoris charger yang tidak sesuai menjadi penyebab Suhana tersetrum dan luka parah serta dinyatakan meninggal di rumah sakit. 

Kasus korban tersengat listrik tahun lalu juga dialami oleh seorang pramugari, Ma Ailun, 23 tahun, adalah seorang pramugari di maskapai penerbangan China Southern Airlines. 

Gadis itu meninggal dunia saat menelepon dengan iPhone sembari mengisi ulang daya baterai.

Kasus lainnya terjadi pada 2013 lalu, melibatkan seorang pria di Beijing mengalami koma akibat tersetrum saat menggunakan iPhone 4 yang juga sedang terhubung di listrik.

Apple memang sudah melakukan investigasi dari beberapa kasus seperti di atas, kasus lainnya seperti iPhone meledak dan terbakar saat isi ulang baterai, bahkan ada insiden lebih mengerikan lagi, yakni iPhone terbakar di dalam pesawat. Pihak Apple juga sempat menarik sejumlah charger iPhone beberapa waktu lalu.

Semua insiden diatas bisa menjadi peringatan keras bagi pengguna ponsel pintar untuk berhati-hati atau menghindari menelepon sembari isi ulang baterai.

Poskan Komentar:

Baca Juga: