Sunday, April 17, 2016

Penemuan Batu Bulat Besi Raksasa Misterius di Bosnia

Sunday, April 17, 201612:40:00 PM
bola batu raksasa
Arkeolog kontroversial,  Semir Osmanagic sedang menggali penemuannya di hutan Bosnia. Menurutnya bahwa batu raksasa itu adalah buatan manusia kuno. Foto:reuters

Di Bosnia, di sebuah hutan di luar kota Zavidovici, seorang arkeolog yang kontroversial yang telah melakukan penelitian selama 15 tahun, yang giat mencari bangunan piramida, Semir Osmanagic, yang menemukan bola batu raksasa misterius itu. 

Batu itu sangat mengesankan karena sangat besar dan bulat, dan memiliki kandungan zat besi yang tinggi.

Penemuan batu bulat raksasa misterius di Bosnia itu diklaim arkeolog kontroversial tersebut sebagai peninggalan peradaban manusia kuno dan batu misterius itu diperkirakan telah berumur 1.500 tahun.

Batu bulat raksasa itu pada tahun 1930 sebenarnya ada banyak menurut arkeolog yang telah dijuluki sebagai Indiana Jones Bosnia itu, cuma pada tahun 1970 beberapa sudah dihancurkan oleh pemburu emas karena mereka mengira bahwa batu tersebut mengandung limpahan emas pada kenyataannya batu tersebut mengandung tinggi kandungan zat besi.

Batu bulat itu memiliki radius 1,5 meter dan beratnya 40,000kg besar dan kuat telah diklaim sebagai batu tertua yang pernah di buat oleh manusia tapi ilmuwan arkeolog sejati membantah klaim-nya dan menuduhnya sebagai penipu yang berbahaya. 

Tapi Osmanagic telah menerima banyak dukungan dan dana dari pemerintah Bosnia, dan ia telah menjadi seorang selebriti di daerahnya.

Para ilmuwan belum melakukan tes untuk menguraikan batu bulat atau bola raksasa itu terbuat dari apa, tapi bila melihat karat pada batu tersebut, itu menunjukkan adalah limpahan zat besi.

Selain itu, para ilmuwan yang telah melihat batu tersebut dan mengatakan ada kemungkinan terjadi karena formasi alami dan bukan di bangun manusia dari peradaban kuno.

Ilmuwan Mandy Edwards dari University of Manchester School of Earth, Atmosfer dan Ilmu Lingkungan Hidup mengatakan kepada The Daily Mail bahwa batu itu mungkin bahkan tidak akan di buat oleh manusia tapi bisa dibentuk oleh "presipitasi semen mineral alami dalam ruang antara butir sedimen," disebut concretion.

Poskan Komentar: