Sunday, March 27, 2016

Mausoleum, Makam Kuno Megah Yang Tinggal Pondasi

Sunday, March 27, 20165:57:00 PM
replika Mausoleum
Replika makam Mausoleum yang dibangun berdasarkan imajinasi. Makam ini dibangun atas nama cinta yang dalam.

Mausoleum atau Mausolus adalah seorang penguasa kuno di kota Halicarnassus (sekarang Bodrum), Turki dan konon bahwa makamnya sangat megah dan struktur bangunan makamnya menjadi inspirasi bagi arsitektur bangunan, mereka meniru desain dari makam mewah itu untuk membangun makam mewah lain dalam proyek mereka.

Sekarang ada banyak makam-makam mewah yang dikenal dengan nama Mausoleum, Mausoleum megah dan besar diantaranya adalah Piramida Agung Giza dan Taj Mahal. 

Makam Mausoleum di Halicarnassus memang sudah tidak ada bentuknya dan yang tersisa dari makamnya, yaitu struktur pondasi-nya saja. Makam megah mahakarya kuno itu, sudah hancur karena gempa bumi, penjarahan dan di rusak oleh tentara salib.

Makam kuno megah terbuat dari marmer putih terukir berbagai rupa kisah kuno yang diklaim sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban kuno Dunia itu, di bangun oleh istri Mausoleum sepeninggal dirinya, bernama Artemisia, raja meninggalkan Artemisia II ratu-nya, sebagai penghormatan terhadap dirinya, ia memutuskan untuk membangunnya makam yang paling indah yang terkenal di dunia.

Struktur dari makam megah ini kemudian menjadi begitu terkenal bahwa nama Mausoleum adalah sekarang terkait dengan semua makam megah yang ada di seluruh dunia, ternyata  di ambil dari nama Mausoleum. 

Akibat terlalu lama berduka, dua tahun kemudian Artemisia meninggal dunia dan tidak sempat melihat keindahan makam suaminya, ia pun dikuburkan di sana bersama suaminya, jasad mereka sudah tidak ada di situs tersebut.

Tidak ada yang tahu pasti bagaimana rupa asli atau wujud fisik yang sebenarnya dari kemegahan makam Mausoleum. Replika makam Mausoleum banyak bergantung hanya pada imajinasi dan model (komputer). Makam itu diperkirakan selesai di bangun pada 350 SM.

Pembangunan makam itu dilakukan oleh arsitek Pytheos yang di sewa oleh ratu Artemisia. Makam itu diperkirakan tinggi 50 meter yang membentuk sebuah kuil dengan atap piramida dengan 24 anak tangga bertingkat. Selain itu, ada dua patung dari Mausolus dan Artemisia yang sudah berdiri di puncak bangunan. Ironisnya, gempa menggulingkan mereka ke tanah menyelamatkan mereka tersembunyi di bawah sedimen dan dengan demikian nasib mereka terhindar dari ditumbuk mortal untuk menjadi benteng Tentara Salib.

Tentara Salib diketahui memiliki sedikit rasa hormat pada masa itu terhadap budaya kuno, mereka menduduki kota Halicarnassus dari abad tiga belas dan mendaur ulang banyak batu dari bangunan makam megah itu ke dalam struktur mereka sendiri, yakni benteng Bodrum.

reruntuhan monumen Mausoleum
Mausoleum di Halicarnassus atau Makam Mausolus adalah makam yang dibangun antara 353 dan 350 SM di Halicarnassus (kini Bodrum, Turki) untuk Mausolus, penguasa Persia, dan adiknya sebagai istri, yakni Artemisia II dari Caria. Struktur ini didesain oleh arsitek Yunani Satyros dan Pythius dari Priene. Foto:Pinterest

Makam ini sempat berdiri relatif utuh selama hampir 19 abad sampai gempa bumi di 1304 menghancurkan-nya dan di buat makin rusak oleh para tentara salib, yang mengambil marmer makam untuk membangun tembok benteng Bodrum.

Beberapa bagian dari dinding Mausoleum dapat dilihat di sekitar Gerbang Myndos. Makam itu dibangun di atas sebuah bukit yang menghadap ke kota. Seluruh struktur duduk di tengah-tengah sebuah halaman tertutup pada platform batu. Sebuah tangga, diapit oleh singa batu. Selain itu, sepanjang dinding luar halaman banyak patung-patung yang menggambarkan dewa dan dewi. Setiap prajurit ada di sudut batu, dipasang di atas kuda, sebagai penjaga makam.

Sejarah Mausoleum Halicarnassus

Mausoleum, dengan Artemisia ratu-nya (adalah adik kandungnya sendiri, disana pada masa kuno memiliki kebiasaan menikah dengan saudara mereka dikalangan penguasa kuno), memerintah selama 24 tahun. Meskipun Mausoleum adalah keturunan dari orang-orang lokal, ia bisa berbicara bahasa Yunani dan mengagumi cara hidup dan pemerintahan Yunani. Ia mendirikan banyak kota dari desain Yunani sepanjang pantai dan mendorong tradisi demokrasi Yunani di Turki.

Mausoleum mewah dan mahal yang pernah di bangun atas nama cinta serta paling banyak di foto, yaitu Taj Mahal

Poskan Komentar: