Senin, 21 Maret 2016

Kisah Patung-Patung Moai Misterius Dan Kontroversial di Pulau Paskah

Senin, 21 Maret 201620.02.00
patung moai penjaga pantai pulau paskah
Beberapa patung Moai yang berdiri tegak di Pulau Paskah ini diklaim sebagai penjaga pulau,

Ada ratusan Patung Moai tersebar dekat sepanjang pantai di Pulau Paskah, Chili dan ternyata pemandangan di pulau itu, cukup indah, fisik patung-patung batu sebagian ada yang masih utuh, hancur dan tertimbun di dalam tanah selama beberapa tahun, dan itu memang di sengaja di timbun atau di tanam oleh nenek moyang orang disana.

Chili atau Chile adalah sebuah negara berdaulat di Benua Amerika, terletak di bagian tenggara Amerika Selatan, Samudera Pasifik.

Khusus yang tertimbun, ternyata masih memiliki anggota tubuh utuh, seperti bahu, tangan dan badan. Hasil penelitian dan penggalian menunjukkan patung-patung yang di pahat dari batu tunggal tersebut, ternyata masih memiliki anggota tubuh yang utuh.

Sebelumnya, sebagai bagaimana banyak orang umum percaya sebagai patung kepala saja yang sengaja di timbun atau di tanam setengah badan oleh nenek moyang orang disana. 

patung moai hasil penggalian
Hasil penggalian salah satu patung Moai di paskah yang memiliki tubuh utuh,

Bisa dibilang di pulau ini, sebagai pulau kerajaan patung-patung, sebab apa? disana ada ratusan patung-patung dengan berbagai ukuran besar dan kecil tersebar di berbagai lokasi dekat pantai yang sudah menjadi warisan dunia oleh UNESCO. 

patung moai tertanam di pulau paskah
Beberapa patung Moai sengaja ditanam ternyata memiliki anggota tubuh utuh, 

Usia patung-patung Moai diperkirakan dibangun di sekitar 1400-1650 tahun lalu oleh penduduk asli atau nenek moyang orang di pulau Paskah, yang juga dikenal sebagai Rapa Nui. 

Ada sekitar 1.000 patung disana, ada yang beratnya sampai 86 ton dan tinggi 10 m, meskipun rata-rata sekitar setengah dari itu. 95% dari patung-patung Moais dipahat dari batu karang vulkanik di gunung berapi Rano Raraku sebagai lokasi tambang dari patung-patung yang tersebar di Pulau Paskah dan di tambang ditemukan ada ratusan patung sudah jadi dan belum yang sudah ditinggalkan para pemahat-nya. 

Patung-patung yang berada di pulau Paskah dengan berat mencapai puluhan ton dan besar yang masih menjadi teka-teki, yakni bagaimana cara para nenek moyang orang Rapa Nui membawa atau memindahkan patung-patung tersebut dari tambang patung batu tunggal ke lokasi tertentu di pulau Paskah?. 

Memindahkan patung-patung ukuran besar dan berat itu, ke lokasi tertentu, tentunya, itu bukan pekerjaan enteng pada zaman kuno tapi butuh teknik tertentu. Hasil silumasi dari teknik pemindahan patung-patung yang sudah jadi ke lokasi tertentu.

Nonton video simulasi-nya di bawah ini, ternyata teknik-nya sangat unik dengan kata lain, yakni lucu karena patung bisa berjalan secara perlahan-lahan dan teknik-nya itu, ternyata bekerja dengan cukup efektif dengan melibatkan beberapa orang untuk membuat patung berjalan tetap seimbang.



Itu bukan berarti teori teknik pemindahan patung oleh nenek moyang yang mendiami pulau paskah adalah benar.

patung moai
Patung kepala Moai dekat tambang patung batu. 

Yang masih menjadi teka-teki, selain bagaimana cara memindahkan patung-patung tersebut seperti batu besar dan berat yang ada di monumen Stonehenge, di Inggris, yakni buat apa nenek moyang dari orang Rapa Rui membuat patung-patung moai tersebut? dan arti kata Moai sendiri sampai saat ini belum diketahui apa artinya? 

Ada beberapa hasil penelitian mengklaim bahwa nenek moyang orang Rapa Rui membangun patung-patung itu sebagai penghormatan kepada dewa-dewa, menjaga pulau tetap aman dari roh jahat atau penjahat, memperingati keluarga yang sudah meninggal dan spekulasi lainnya.

patung-patung moai berdiri di pulau paskah
Patung-patung yang berdiri tegak itu diklaim sebagai patung penjaga pantai pulau Paskah.

Poskan Komentar:

Baca Juga: