Senin, 28 Maret 2016

Gerbang Menuju Neraka Buatan Manusia di Turkmenistan

Senin, 28 Maret 201617.52.00
Pada tahun 1971, Ilmuwan Soviet membuka Pintu ke Neraka ini, dan 45 tahun kemudian pintu itu masih terbuka. Situs ini diklaim memiliki cadangan gas terbesar di dunia.

Gerbang Menuju Neraka berupa kawah dengan lebar 70 meter itu ada di di tengah gurun pasir Karukum dekat desa Derweze, Turkmenistan.

Gerbang itu bukan dibuat oleh Alien, bukan pula dibuat oleh gempa dahsyat dan bukan pula terjadi karena benturan benda luar angkasa.

Penyebab adanya gerbang neraka itu karena kesalahan para ilmuwan geolog yang mencari cadangan gas alam di situs tersebut.

Peristiwa terjadinya gerbang neraka itu terjadi pada tahun 1971, dikisahkan bahwa sebuah tim ilmuwan Soviet mendirikan sebuah rig pengeboran untuk mencari cadangan gas alam di situs.

Apa boleh buat saat mereka sedang asik membuat rig pengeboran di tengah-tengah gurun pasir Karakum, rig pengeboran runtuh menjadi kawah karena pengeboran mengenai gua bawah tanah yang menyimpan cadangan gas alam dalam jumlah yang melimpah ruah.

Usai insiden itu terjadi dan tak mau korban, Ilmuwan akhirnya menghindar dari situs karena takut penyebaran gas metana beracun.

Selain itu, para peneliti berharap semoga kawah terbakar cuma sebentar atau dalam beberapa jam, tapi itu berada diluar kemampuan dan harapan mereka,.

Sekarang gerbang neraka dengan api abadi itu masih terbuka dan menyala sampai kini atau sudah 45 tahun yang lalu.

pintu neraka
Pintu atau gerbang neraka ini sudah berusia 45 tahun yang dibuat oleh ilmuwan Soviet.

Situs dengan api abadi ini telah menarik ratusan wisatawan setiap tahun dan mendapat gelar yang cukup mengerikan dari penduduk desa, yaitu Gerbang Menuju Neraka.

Cahaya yang dipantulkan dari kawah api abadi itu bisa dilihat dalam jarak bermi-mil di sekitar Desa Derweze.

Poskan Komentar: