Friday, February 26, 2016

Bayi Lumba-lumba Langka Mati Usai Diajak Selfie

Friday, February 26, 20167:58:00 AM
selfie dengan bayi lumba-lumba
Lumba-lumba La Plata di ajak selfie oleh pengunjung pantai tak lama kemudian hewan malang itu meregang nyawa akibat dehidrasi.

Seekor bayi lumba-lumba langka yang baru saja dinobatkan sebagai salah satu spesies langka oleh International Union for Conservation of Nature, tewas di pantai Argentina, resort Santa pekan lalu gara-gara di gilir oleh puluhan pengunjung yang ingin berselfie ria. Insiden ini telah membuat muak aktivis dan pecinta hewan.

Kerumunan orang yang senang dengan kehadiran bayi lumba-lumba langka itu, lalu mengangkatnya dari air. Hewan itu kemudian “di gilir” oleh orang-orang yang ingin mengambil gambar dan selfie dengan spesies langka di pantai itu.

Malang tak dapat di tolak, setelah di gilir cukup lama, akhirnya, bayi lumba-lumba itu, mati karena mengalami dehidrasi akibat terlalu lama berada di luar air.

Argentine Wildlife Foundation (AWF) merilis pernyataan yang meminta orang-orang mengembalikan lumba-lumba yang terdampar di dekat pantai ke air. Ini karena lumba-lumba La Plata yang juga dikenal dengan Franciscana adalah spesies langka memiliki panjang sekitar  1,5 meter yang hanya bisa ditemukan di perairan Argentina, Uruguay dan Brasil.

Mamalia yang hidup di air asin ini dikategorikan sebagai spesies "nyaris punah" menurut International Union for Conservation of Nature’s Red List of Threatened Species.

bayi lumba-lumba mati
Inilah sosok bayi lumba-lumba langka yang tewas akibat di gilir pengunjung untuk selfie ria.

Vida Silvestre Foundation, sebuah asosiasi yang fokus pada masalah lingkungan hidup di Argentina berpendapat, lumba-lumba ini mati karena dehidrasi.

Walaupun memiliki kulit tebal yang lembap dan dilapisi oleh lemak, lumba-lumba tidak kebal terhadap suhu panas yang menyengat. Lumba-lumba akan dengan mudah dehidrasi ketika keluar dari air.

Lembaga itu menyebutkan bahwa ancaman paling besar dari lumba-lumba ini adalah jaring. Namun rupanya perenang dan pengunjung pantai juga menjadi penyebab kematian lumba-lumba langka tersebut.

Informasi mengenai kejadian memilukan tersebut pun menuai banyak reaksi negatif di jejaring sosial Twitter.

“Menjijikan sekali. Semua ini terjadi demi fotografi amatiran. Sadarlah kalian para pencari perhatian yang tidak peduli,” kicau seorang pengguna Twitter bernama Brittany Draper dengan nada marah.

Poskan Komentar: