Senin, 11 Januari 2016

Dapatkah Makanan Menyebabkan Timbulnya Jerawat?

Senin, 11 Januari 201620.34.00
wanita muka besih
Makanan olahan dari produsen makanan, coklat, susu dan gula, ternyata sebagai biang keladi timbulnya jerawat.


Makanan Penyebab Timbulnya Jerawat


Beberapa dari dermatologis (ahli kulit) mengklaim bahwa tidak ada hubungan antara diet dan jerawat. Jangan yakin dulu mengenai hal itu, tapi baca sampai habis artikel di bawah ini mengenai dapatkah makanan menyebabkan jerawat?

Ada banyak penelitian tidak meragukan untuk fakta bahwa "kulit kita, untuk sebagian besar adalah hasil dari apa yang kita makan", tetapi untuk membuktikan apakah makanan dan diet dapat menyebabkan jerawat memang agak sangat sulit.

Ilmuwan telah menghabiskan bermacam-macam studi, namun dalam beberapa tahun terakhir ada penelitian yang cukup memuaskan yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara makanan dan jerawat, dan itu adalah bukan sebuah mitos.

Adapun makanan yang memicu jerawat, sebagai berikut ini:

1#. Karbohidrat Tinggi dari produk olahan produsen atau pabrik makanan

Sebuah studi edisi 2002 dari Archives of Dermatology menerbitkan bukti kuat bahwa makanan tertentu dapat menyebabkan jerawat. Ternyata jerawat adalah sebuah penyakit dari kemajuan di bidang teknologi.

Para ilmuwan mempelajari kebiasaan beberapa orang yang tinggal di dua negara untuk mencari tahu hal itu, yakni Papua Nugini dari Paraguay Timur. Mereka adalah orang-orang yang masih makan makanan nabati segar dan daging segar.

Anehnya, orang yang di dua negara ini tidak pernah mengalami masalah jerawat, dalam seumur hidup mereka tidak memiliki jerawat sama sekali. Kenapa hal itu bisa terjadi?

Mungkinkah ada peran dari Gen tertentu sehingga orang dari kedua negara itu tidak mengalami jerawat, walaupun rajin konsumsi daging segar dan makanan nabati segar. Tapi argumen ini ditolak oleh para ilmuwan.

Ilmuwan lebih percaya orang yang mudah kena jerawat karena mengikuti gaya hidup Orang Barat, di mana mereka mulai menggunakan make-up, kosmetik, diet penuh karbohidrat dan lemak jenuh sehingga dalam keadaan ini, mereka menjadi lebih memiliki jerawat.

Adapun produk olahan yang terbuat dari gandum, bila di konsumsi secara rutin dapat menyebabkan jerawat, seperti roti karena memiliki kadar gula yang tinggi. Produk ini dapat menyebabkan lonjakan kadar insulin, yang pada gilirannya dapat menyebabkan peningkatan sebum dan pori-pori menjadi tersumbat.

Solusinya: Rajin konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan daging tanpa lemak, serta hindari makanan yang mengandung gula.

2#. Makanan Cepat Saji

Ilmuwan yakin bahwa penyebab timbulnya jerawat bisa juga disebabkan dari makanan cepat saji, ilmuwan menemukan berdasarkan pengamatan, mereka menemukan bahwa rata-rata dari staf yang bekerja di bagian penggorengan, hampir semuanya memiliki masalah dengan kulit mereka.

Burger dan pizza adalah musuh utama bagi mereka yang rentan terhadap jerawat. Dan bagaimanapun juga makanan cepat saji adalah tidak baik untuk kebutuhan dalam jangka panjang.

3#. Produk susu

Sebuah studi skala besar pernah di lakukan pada tahun 2005 yang mempelajari 47.355 wanita Amerika. Ditemukan ada hubungan antara konsumsi produk susu dan jerawat. Untuk susu tidak hanya mencakup susu, tetapi juga keju, krim asam, keju cottage.

Ilmuwan melakukan studi melibatkan 4273 anak remaja yang rutin mengkonsumsi susu, ilmuwan bahwa ternyata susu menyebabkan wabah jerawat. Mengapa hal ini bisa terjadi? Padahal selama ribuan tahun orang telah mengkonsumsi susu secara rutin.

Alasan untuk itu adalah karena ada keanehan dari susu modern yang dibeli. Artinya, dari produk organik mungkin tidak ada masalah ,tapi susu yang dijual di toko-toko adalah sebagian besar diproduksi oleh sapi hamil,  yang mengandung kadar tinggi hormon yang mempengaruhi aktivitas kelenjar sebaceous.

Menghentikan kebiasaan mengkonsumsi susu dan produk keju adalah solusi terbaik untuk terhindar dari semakin bertambah parahnya jerawat.

4#. Coklat

Hubungan antara jerawat dan coklat, ternyata terbukti sebagai penyebab jerawat.

Sebuah penelitian melibatkan beberapa remaja usia antara 18 dan orang dewasa 35 tahun dengan jerawat ringan yang diberi coklat sebagai camilan. Ternyata mereka makin mengembangkan pertumbuhan jerawat.

Ternyata coklat tidak hanya menyebabkan jerawat, namun, juga menyebabkan mereka kecanduan coklat, walaupun coklat bermanfaat untuk mengatasi tekanan darah dan meningkatkan fungsi otak. Sebaiknya hindari mengkonsumsi coklat secara rutin.

Bisakah diet untuk menyembuhkan jerawat? ya bisa.

Ilmuwan menyarankan untuk lebih sering mengkonsumsi daging ikan, buah yang mengandung Antioksidan, vitamin A, C dan E, serta flavonoid, senyawa ini dapat ditemukan dalam anggur merah, sayuran berwarna kuning, teh hijau (semua produk ini mungkin memiliki efek anti-inflamasi pada kulit atau ampuh untuk membasmi pertumbuhan bakteri penyebab jerawat).

Selain itu, Anda harus rajin konsumsi air putih minimal 8 gelas dalam sehari dan tidur malam yang teratur minimal 7-8 jam. 

Poskan Komentar: