Sabtu, 05 Desember 2015

Cegah Kanker dan Penyakit Lain Secara Alami Dengan Jahe

Sabtu, 05 Desember 201515.08.00
jahe
Sebuah studi baru menemukan bahwa jahe lebih efektif membunuh batang sel kanker daripada kemoterapi.


Jahe Mencegah dan Mengobati Berbagaim Macam Penyakit Termasuk Kanker


Sakit itu mahal harganya, itu kalau Anda berobat di dokter dan belum juga beli obat sebagai resep yang memiliki efek samping tak terduga, dan ternyata berobat secara alami adalah cara lebih murah dengan mengandalkan obat dari tanaman.

Anda harus tahu kalau di alam ini tidak kekurangan obat dan alam juga telah menyediakan banyak obat tanpa efek samping dan salah satunya, seperti jahe.

Sudah banyak studi menemukan ada efek ajaib dari tanaman jahe, seperti meningkatkan kesehatan tubuh secara umum dan mengobati berbagai macam penyakit termasuk kanker.

Kita tahu bahwa Jahe tidak hanya populer sebagai rempah-rempah tetapi juga dapat mencegah kanker dengan efektif.

Jahe Efektif Perangi Kanker Daripada Kemoterapi


Laporan dari American Cancer Society, menunjukkan bahwa jahe dapat berguna dalam pengobatan kanker daripada kemoterapi.membantu dalam mengurangi kolesterol dan mencegah pembekuan darah.

Jahe mengandung senyawa alami yang efektif untuk melawan kanker seratus kali lebih baik bila dibandingkan dengan kemoterapi. Kata sebuah studi dalam jurnal PLoS.

Sebuah senyawa kimia yang ditemukan dalam jahe, yaitu 6-shogaol, senyawa ini diproduksi oleh jahe kering atau di masak. Ternyata, senyawa ini ampuh untuk membasmi sel induk kanker tetapi tidak berbahaya bagi sel-sel sehat, seperti sel induk normal.

Sel induk kanker dapat berubah menjadi jenis sel yang berbeda. Sel induk kanker sering resisten terhadap kebanyakan agen kemoterapi. Para peneliti telah menemukan bahwa senyawa 6-shogaol dapat membunuh sel batang kanker payudara.

Meningkatkan Sistem kekebalan


Konsumsi jahe setiap hari dapat melindungi Anda terhadap flu di musim dingin. Minum teh jahe dengan menambahkan sedikit lemon akan membantu Anda tetap sehat di musim dingin. Membantu mengurangi gangguan sistem pencernaan

Jahe mengandung senyawa fenolik. Senyawa ini membantu mengurangi gangguan pencernaan dengan merangsang air liur dan empedu. Akibatnya, makanan dan cairan dengan mudah melalui saluran pencernaan dan mengurangi kram perut.

Melawan Alzheimer (pikun)


Alzheimer adalah penyakit yang berkaitan dengan otak, dan lebih umum terjadi pada orang tua. Jahe memiliki kemampuan untuk mencegah stres oksidatif dan peradangan kronis dan faktor-faktor yang mempromosikan dampak perkembangan penyakit Alzheimer.

Melindungi kulit melawan penuaan


Jahe kaya akan antioksidan telah terbukti dapat meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi racun. Antioksidan dalam jahe berperan melawan radikal bebas penyebab kanker dan melindungi kulit dari infeksi dan penuaan dini.

Jahe sudah diketahui ampuh mengurangi kulit kusam, keriput dan menjaga kesehatan kulit tetap awet muda.


Merangsang Pertumbuhan Rambut


Ketika jahe digunakan secara teratur, mendukung sirkulasi darah di kulit kepala dan merangsang pertumbuhan rambut jadi berkilau karena senyawa penting dalam jahe dapat mengembalikan kelembaban yang hilang. Dengan efek nutrisi seperti fosfor, zinc, vitamin, jahe juga dapat mengatasi rambut kering dan bercabang.

Studi lain menemukan bahwa Jahe ampuh mengatasi masalah asma dan pernapasan serta memperbaiki sistem pencernaan dan infeksi.

Wanita hamil tidak boleh konsumsi jahe karena dapat menyebabkan kelahiran prematur dan keguguran, selain itu, orang yang kurus dan mengalami kelainan darah untuk tidak mengkonsumsi jahe dalam bentuk apapun.

Poskan Komentar:

Baca Juga: