Kamis, 12 November 2015

Pria Ini Pilih Resign Karena Digaji Terlalu Tinggi

Kamis, 12 November 201510.11.00
pemuda india
Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan 80% dari penduduk negara di India adalah sekitar 844 juta orang, hidup di bawah garis kemiskinan. (foto: cuma untuk ilustrasi)

Seorang programmer komputer merasa tidak puas atas gaji dia terima setiap bulan dan memilih untuk berhenti dari pekerjaannya setelah mengeluh kepada sang bos bahwa dia digaji terlalu banyak.

Sementara keluhan umum dari para karyawan yang tidak bahagia biasanya berasal dari upah yang diterima terlalu rendah, tidak bagi pekerja IT ini, yakni Sandeep Jia, 32 tahun, keluar dari pekerjaan untuk alasan yang berlawanan.
"Aku mulai tertekan, dan pada akhirnya saya memutuskan untuk memecahkan masalah ini dengan meninggalkan pekerjaan dengan gaji tinggi itu dan mencari pekerjaan lain yang berbeda," jelasnya.
Sandeep berulang kali meminta gajinya harus dipotong karena gajinya membuatnya merasa 'bersalah' ketika orang lain di Bangalore, India, hidup dalam kemiskinan.

Tapi ketika permintaannya untuk menerima gaji yang lebih kecil, berulang kali ditolak oleh sang bos dan Sandeep pun akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan tersebut.

Psikolog percaya perasaan bersalah ini merupakan masalah yang berkembang di negara di mana ada semacam perbedaan besar dalam kekayaan.

Lebih dari 844 juta orang di India hidup di bawah garis kemiskinan, menurut Organisasi Kesehatan Dunia, sekitar 80 persen dari penduduk negara itu.

Poskan Komentar:

Baca Juga: