Wednesday, October 7, 2015

Makanan Yang Dilarang Dikonsumsi Selama Kehamilan

Wednesday, October 7, 201510:55:00 PM
wanita hamil
Ibu hamil bisa makan makanan laut atau ikan segar, asal di masak kuah pada suhu optimal, namun hindari daftar makanan yang dilarang lainnya, selama masa kehamilan untuk mencegah resiko gagal hamil.

Pantangan makanan bagi ibu hamil

Adapun daftar makanan sebagai pantangan atau dilarang untuk di konsumsi oleh wanita hamil:

Makanan Laut dan ikan 

Makanan Laut atau seafood dan ikan asap harus dihindari selama kehamilan karena mereka bisa saja tercemar bakteri listeria.

Namun, Anda bisa makan makanan laut atau ikan segar yang di masak  kuah - dimasak pada suhu optimal. 

Mengecualikan jumlah menu selama kehamilan, kecenderungan kearah untuk terjadinya infeksi yang membahayakan kesehatan janin dan ibu.

Ikan merupakan makanan yang sangat baik untuk kesehatan bila di konsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui. Namun, memilih ikan harus dengan hati-hati. Bahkan jika, ikan itu kaya asam lemak Omega 3 adalah penting untuk perkembangan sistem saraf bayi.

Ikan mungkin juga mengandung tingkat signifikan merkuri yang dapat mempengaruhi perkembangan sistem saraf dari bayi. Konsekuensi dapat mencakup gangguan bicara dan gangguan motorik.

Penelitian telah menunjukkan bahwa janin sangat sensitif terhadap merkuri dalam ikan, selama kehamilan bulan ketiga dan keempat.

Wanita yang sedang hamil atau berencana untuk hamil dalam enam bulan ke depan tidak boleh makan ikan dengan tinggi merkuri, seperti hiu, ikan todak, tuna sirip biru dan lain-lainnya.

Telur mentah


Telur mentah atau makanan yang mengandung telur mentah harus dihindari untuk mencegah infeksi bakteri salmonella. Beberapa jenis salad, mayones, kue, es krim dan komposisi yang dicampur telur mentah.

Jika produk dicampur telur yang dimasak tidak perlu khawatir. Aman untuk di konsumsi.

Keju lunak


Keju lunak mungkin mengandung bakteri listeria yang menyebabkan keguguran.

Bakteri Listeria memiliki kemampuan untuk melewati plasenta dan menginfeksi bayi, itu sungguh membahayakan kesehatan janin.

Menghilangkan diet keju lunak, kecuali itu jelas dinyatakan pada label yang terbuat dari susu pasteurisasi. Listeriosis dapat terjadi dengan konsumsi susu yang tidak dipasteurisasi.

Kopi dan Kafein


Meskipun sebagian besar penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi moderat kafein tidak berbahaya, tapi asupan kafein sering dikaitkan dengan keguguran yang tidak diinginkan. 

Hindari konsumsi minuman mengandung tinggi kafein seperti kopi dalam kehamilan trimester pertama untuk mengurangi kemungkinan pemicu keguguran.

Sebagai aturan umum, jumlah kafein dalam sehari tidak boleh lebih dari 200 mg selama kehamilan. 

Kafein adalah diuretik, yang berarti merangsang ekskresi cairan dari tubuh. Dengan demikian, itu dapat menyebabkan hilangnya air dan kalsium. 

Hal yang penting bagi ibu hamil, yakni minum banyak air sepanjang kehamilan, jus, susu dan minuman mengandung sedikit kafein adalah diperbolehkan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa asupan tinggi kafein dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir prematur, lahir dengan berat badan rendah dan gangguan terkait lainnya pada bayi.

Minuman Alkohol


Tidak ada jumlah yang disarankan untuk konsumsi alkohol, selama kehamilan yang aman. Sebagai perempuan hamil mesti hindari konsumsi alkohol.

Sayuran Mentah


Hindari menyantap lalapan berupa sayuran mentah, Sayuran seperti ini penyebab infeksi virus toksoplasmosis. 

Penyakit ini dapat mempengaruhi kesehatan baik ibu dan anak. Dan sebaiknya makan sayuran yang sudah di masak dengan baik dan benar. Dengan memasak sayuran dapat membunuh bakteri.

Daging mentah


Konsumsi daging mentah tidak dianjurkan, terlepas dari jenisnya, karena itu dapat mempengaruhi kesehatan ibu atau anak, 

Jadi konsumsi daging yang cukup asal sudah dimasak dengan benar. karena daging mentah adalah sumber bakteri Salmonella, Trichinella, toksoplasmosis atau e-coli.

Pemanis buatan dan pengawet


Pemanis buatan bertemu di jus manis atau kue harus dikeluarkan dari diet selama kehamilan, karena penelitian telah menunjukkan bahwa ada kemungkinan tingkat risiko kelahiran prematur.

Banyak makanan yang penuh aditif dan pengawet. Salah satu aditif harus dihindari selama kehamilan adalah natrium monoglutamatul yang dapat menyebabkan sakit kepala dan perut tidak nyaman.


Nanas dan pepaya


Meskipun buah nanas menyehatkan tapi tidak boleh dikonsumsi oleh wanita hamil. Nanas kaya akan bromelain yang dapat menyebabkan pelunakan leher rahim, sehingga bisa terjadi persalinan prematur.

Pepaya matang hanya dapat dikonsumsi pada trimester pertama kehamilan, kita tahu pepaya matang kaya akan vitamin C dan nutrisi sehat lainnya. 

Yang terakhir mencegah timbulnya gejala-kehamilan tertentu seperti mulas dan sembelit. Juga, pepaya dicampur dengan madu dan susu merupakan tonik yang sangat baik untuk ibu hamil, tetapi juga untuk ibu menyusui.

Kacang 


Para ahli merekomendasikan menghindari konsumsi kacang selama kehamilan dan menyusui. Larangan ini ditujukan terutama kepada wanita yang rentan terhadap alergi dan memiliki riwayat keluarga, seperti asma, eksim atau demam jerami.


Biji wijen 


Biji wijen telah digunakan secara tradisional sebagai obat untuk aborsi. Senyawa kimia biji wijen merangsang otot-otot rahim, menyebabkan kontraksi dan akhirnya telur gagal dibuahi. Efek ini dapat terjadi terutama pada trimester pertama.

Itulah beberapa daftar makanan yang dilarang sebagai pantangan saat hamil muda sampai melahirkan.

Poskan Komentar: