Sabtu, 31 Oktober 2015

Kisah Kim Phuc, 'Gadis Napalm' Perang Vietnam Menjalani Perawatan Kulit

Sabtu, 31 Oktober 201520.32.00
Kim Phuc
Kim Phuc memperlihatkan Poster dirinya waktu masih berusia 9 tahun, ia berlari tanpa busana untuk menyelematkan diri seusai terkena bom Napalm. Dan berkat foto ini pula perang Vietnam ikut berangsur mereda.

Kim Phuc dikenal dengan julukan 'Gadis Napalm'. Dia adalah korban perang di Vietnam, ketika pasukan Vietnam menyerang pasukan AS dengan Bom Napalm pada tahun 1972. Phuc, pada waktu kejadian mengerikan itu masih berusia sembilan tahun, menerima banyak luka bakar di sekujur tubuhnya.

Guratan itu menjadi simbol agresi dan kegilaan Perang Vietnam dan foto itu bersejarah itu, diambil oleh fotografer Nick Ut yang memenangkan "Pulitzer Prize".

Hari ini, hampir 40 tahun kemudian, kehidupan Phuc sedikit mengalami perubahan. Pekan lalu, ia mulai menjalani pengobatan gratis di sebuah klinik dermatologi di Miami, Ia harus menghapus bekas luka pucat tebal pada kulit belakang, lengan kiri dan leher. (Lihat pada foto dibawah).
"Selama bertahun-tahun saya pikir saya akan menyingkirkan bekas luka dan rasa sakit ketika saya pergi ke surga. Tapi sekarang bagi saya adalah surga di bumi, "kata Kim.
Kim Phuc
Bekas luka bakar dari bom Napalm masih membekas di tubuh Kim Phuc.

Phuc kecil saat melarikan diri dari napalm yang menghanguskan pakaiannya teriak: "Nong qua, Nong qua" = "Sangat Panas, Sangat Panas". Beruntung Phuc selamat, setelah dia selamatkan seorang fotografer, Nick Ut dan dia juga yang mengabadikan foto hitam putih itu.

Dia membawa Phuc ke rumah sakit di mana dia secara ajaib selamat. Dalam kebanyakan kasus, orang seperti dia, hanya memiliki 10 persen luka bakar akan meninggal.
Perang selamanya akan membawa penderitaan, itulah mengapa Mahatma Gandhi lebih memilih perang damai.

Poskan Komentar:

Baca Juga: