Rabu, 13 Mei 2015

Facebook Berkontribusi Untuk Hancurkan Pernikahan

Rabu, 13 Mei 201515.58.00
pasangan suami-istri
Hasil penelitian menemukan banyak pasangan suami istri saling memata-mematai yang menimbulkan pertengkaran dan jalan terakhir dalam menyelesaikan konflik dalam rumah tangga, yakni berpisah untuk selama-lamanya.

Jejaring sosial terutama facebook bak pedang bermata dua di satu sisi ia mampu mendekatkan orang dari jarak yang jauh, pada sisi kedua bisa menjauhkan orang yang dekat dengan Anda, seperti anak dengan orang tua dan suami dan istri.

Sebuah survei menemukan bahwa tingkat perceraian akhir-akhir ini meningkat tajam akibat kontribusi media sosial seperti facebook. Survei ini menyatakan bahwa satu di antara tujuh kasus perceraian antar-pasangan disebabkan oleh Facebook. 

Para pengacara dari perusahaan Slater dan Gordon berpendapat bahwa sebagian besar perceraian di Inggris adalah karena kecanduan dari salah satu atau kedua pasangan untuk jaringan sosial Facebook. 

Menurut pengacara, satu dari tujuh warga British setidaknya sekali berpikir tentang perceraian karena fakta bahwa pasangannya menghabiskan terlalu banyak waktu di Facebook. Lima tahun lalu, angka perceraian karena jaringan sosial ini selalu diabaikan.

Lebih dari 25% dari pertengkaran mingguan terjadi akibat kecanduan yang berlebihan untuk jaringan sosial. 17% dari responden setidaknya sekali menemukan di Facebook beberapa informasi mencurigakan dari pasangannya yang memicuh pertengkaran dalam rumah tangga.

Menariknya, 58% responden penduduk Bole Inggris mengetahui password dan login pasangannya, mereka secara berkala mengunjungi halaman pasangannya untuk mencari tahu siapa dia yang terus bertukar pesan.

"Penelitian lain menunjukkan bahwa semakin banyak orang menggunakan Facebook, semakin besar kemungkinan mereka untuk memantau aktivitas Facebook pasangan secara lebih ketat yang akhirnya menimbulkan perasaan cemburu," kata Russell Clayton yang terlibat dalam penelitian Journal of Cyberpsychology Behavior and Social Media.

Russell Clayton menyarankan agar pasangan yang telah menikah membatasi penggunaan Facebook demi mengurangi konflik dalam pernikahan.

Kalau tidak nanti ada yang terluka hatinya dan bernyanyi meminta seperti kata Betharia Sonata : Pulangkan Saja Aku pada ibuku atau ayahku. Toh nanti pada akhirnya semua tinggal cerita hati yang luka.


Poskan Komentar:

Baca Juga: