Selasa, 06 Januari 2015

Smartphone Mengubah Cara Kerja Otak Manusia

Selasa, 06 Januari 201516.49.00
smartphone asus zenfone5
Lebih sering menggunakan smartphone layar sentuh secara terus-menerus dapat mengubah hubungan sensor yang ada di antara otak dan jari.

Ilmuwan mengatakan bahwa lebih sering menggunakan ponsel pintar atau smartphone bisa mengubah cara kerja otak kita karena otak kita ikut beradaptasi dengan teknologi "layar sentuh" yang dibangun ke dalam perangkat ini, kata penulis studi yang dilakukan oleh Institute of neuro-berafiliasi Universitas Zurich. 

Ilmuwan Swiss telah menggunakan electroencephalography (EEG) untuk mengukur aktivitas otak. Sehingga mereka menemukan perbedaan besar antara pengguna smartphone dan orang-orang yang menggunakan ponsel "tradisional" kata BBC. 

Menafsirkan data dari EEG, penulis studi menemukan bahwa pengguna smartphone memiliki jari yang lebih gesit dan presisi taktil yang lebih besar. 

Dari 37 relawan yang berpartisipasi dalam penelitian ilmiah ini, 26 telah menggunakan ponsel pintar dengan layar sentuh dan 11 menggunakan ponsel konvensional. 

Electroencephalograms (EEG) menganalisis sinyal-sinyal listrik yang dikirim antara otak dan tangan melalui saraf. Dan beberapa elektroda ditempatkan pada kulit kepala relawan untuk mencatat pertukaran listrik. 

Atas dasar ini, para peneliti mampu menyusun peta jaringan otak yang terkait dengan setiap daerah tubuh. Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan mencolok antara pengguna smartphone layar sentuh dan mereka yang menggunakan ponsel konvensional. 

Relawan dalam kategori pertama menunjukkan aktivitas otak yang lebih besar dalam menanggapi sentuhan mekanik yang dibuat ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah. 

Para penulis studi ini mengatakan penemuan mereka sangat masuk akal karena otak manusia adalah "lunak" dan dapat dimodifikasi oleh pengalaman tertentu. 

Sebagai contoh, jika daerah otak pemain biola jari terkait digunakan selama bermain alat musik dalam kisaran ini jauh lebih tinggi daripada orang yang tidak bermain alat musik. 

Peneliti Swiss percaya bahwa penggunaan ponsel pintar bisa mengubah otak manusia. 

Poskan Komentar: