Selasa, 06 Januari 2015

Jamur Raksasa Terlihat di Guangxi

Selasa, 06 Januari 201519.42.00
jamur raksasa
Jamur keabadaian ini memiliki berukuran diameter 107 cm dan berat 7.44 kg di miliki seorang pemilik toko di Cina selatan

Seorang pemilik toko, yakni Wei Fangning menunjukkan jamur Ganoderma lucidum, yang memiliki diameter 107 cm dan berat 7.44 kilogram, di tokonya di Hezhou, Guangxi Zhuang, China Selatan, 5 Januari 2015. Ganoderma lucidum, yang dikenal sebagai jamur Lingzhi di Cina, sering digunakan dalam pengobatan tradisional Cina. Jamur ini percaya mempunyai manfaat kesehatan, jamur lingzhi sangat dihargai dan dikenal sebagai "jamur keabadian."


Sejarah Jamur Ganoderma lucidum atau Jamur Lingzhi


Dilansir dari id.wikipedia.org, Menurut sejarah Cina, ling zhi ditemukan oleh seorang petani bernama Shen Nong, dan dicatat dalam bukunya, Shen Nong Herbal Classic. Ia dijuluki sebagai petani yang suci (holyfarmer). Seng Nong menyatakan, kriteria unggul nilai atau manfaat dari sebuah tanaman obat adalah bila dikonsumsi dalam jangka waktu lama tidak menimbulkan efek samping. Pada zaman Dinasti Shu, sekitar 2400 tahun lalu, ling zhi hanya dikonsumsi untuk pengobatan para maharaja dan bangsawan di negeri Cina. Pada masa itu, ling zhi masih langka.

Sejak tahun 1971, seorang peneliti dari Universitas Kyoto, Jepang, bernama Yukio Naoi mulai membudidayakan ling zhi. Melalui eksperimen-eksperimennya, akhirnya ia berhasil menemukan cara menumbuhkan ling zhi menggunakan limbah pertanian dan kayu-kayu yang telah lapuk.


Jamur Ganoderma lucidum
Senyawa yang terkandung dalam jamur ini mengandung 200 senyawa aktif

Senyawa aktif


Tubuh Ganoderma lucidum mengandung lebih dari 200 senyawa aktif yang dapat dibagi menjadi tiga kelompok utama, yakni 30% senyawa larut dalam air, 65% senyawa larut dalam pelarut organik, dan 5% senyawa volatil. Polisakarida dan germanium organik merupakan senyawa larut dalam air. 

Adenosin dan terpenoid adalah senyawa yang larut dalam pelarut organik, sedangkan asam ganoderat termasuk senyawa volatil.

Poskan Komentar:

Baca Juga: