Rabu, 05 November 2014

Konyol, Pahlawan Gempa Ini Gunakan Ketenarannya Untuk Menipu Korban

Rabu, 05 November 201407.57.00
Lei Chunian
Lei Chunian tahun 2008 ketika masih muda melakukan siaran pers, tapi kini ia salah menggunakan ketenarannya sebagai seorang pahlawan dengan menipu beberapa korban termasuk sang pacar untuk memperkaya diri 

Seorang siswa dieluh-eluhkan sebagai pahlawan ketika berhasil menyelamatkan beberapa siswa dari gempa Wenchuan 2008 beralih menjadi penipu untuk memperkaya diri dan bahkan juga tega menipu pacarnya dengan iming-iming meluluskan cita-citanya menjadi seorang pramugari dengan mudah.

Lei Chunian, 22 tahun, dituduh menipu 21 orang dari 463.000 yuan (US$ 75.675), Chengdu Business Daily melaporkan. Dia muncul di Pengadilan Negeri High-Tech di Chengdu dikenakan atas tuduhan penipuan, penempaan segel badan-badan negara dan penempaan segel perusahaan. 

Pada tanggal 12 Mei 2008, Lei menyelamatkan 7 siswa dari sekolahnya dengan mengajak mereka untuk melarikan diri ketika gempa melanda di China barat daya Provinsi Sichuan. Ia dipuji sebagai pahlawan siswa nasional dan merupakan pembawa obor di Olimpiade Beijing. Tapi jaksa mengatakan Lei menggunakan ketenarannya untuk memperdaya beberapa korban - termasuk pacarnya - untuk menipu mereka.

Antara 2012 dan 1013, Lei mengklaim bahwa bisa membantu mendapatkan pekerjaan sebagai pramugari, mendapatkan anak-anak ke sekolah yang paling bagus dan mendapatkan lisensi izin mengemudi, kata jaksa. Di persidangan, Lei mengaku melakukan penipuan dan melipatkan gandakan uang untuk dirinya sendiri.

Jaksa mengatakan Lei menipu 100.000 yuan dari pacarnya pada tahun 2012, mengklaim bahwa dia bisa mendapatkan pekerjaan sebagai pramugari karena mengenal putra mantan ketua sebuah maskapai penerbangan. 

Dia juga dikatakan telah ditipu 175.000 yuan dari dua korban dengan mengatakan bahwa ia bisa mengamankan tempat di sekolah-sekolah top melalui kontak di Biro Pendidikan Chengdu. Pada Agustus 2013, Lei diduga mengatakan kepada seorang teman ia tahu polisi lalu lintas di Ngawa Tibet dan Qiang Prefektur Otonomi di Provinsi Sichuan dan bisa membantu orang membeli izin mengemudi. 

Temannya memperkenalkan 16 orang untuk membeli lisensi mengemudi dari Lei dan dibayar 138.000 yuan. Lei juga menipu dua orang dari 50.000 yuan dengan mengklaim ia bisa membantu mereka mendapatkan proyek-proyek konstruksi.

Setelah aksi heroiknya pada tahun 2008, Lei dirawat di salah satu sekolah terbaik di Sichuan dan diberi tunjangan bulanan 200 yuan, kata laporan itu. Namun, Lei tidak melakukannya dengan baik di sekolah. 

Pacarnya mengatakan kepada pengadilan bahwa Lei ingin membawanya untuk liburan mahal dan bersikeras menginap di hotel berbintang lima dan mengendarai mobil mewah.

Pada bulan Juni di Shenzhen di Cina selatan Provinsi Guangdong. Jaksa meminta hukuman setidaknya 10 tahun kepada Lei.

Poskan Komentar: