Tuesday, September 9, 2014

Film 3D dan 2D Menyebabkan Emosi Yang Sama Dari Penonton

Tuesday, September 9, 20141:00:00 AM
Film 3D
Peneliti mengatakan bahwa membeli TV 3D adalah membuang-buang uang dan menyebab kita lebih emosional ketika menonton sebuah film dengan menggunakan kaca mata 3D

Studio Hollywood dalam waktu yang lama telah mencoba untuk meyakinkan kita bahwa Kaca mata-3D dapat meningkatkan persepsi film. Namun, sebuah studi baru menemukan bahwa membeli TV-3D adalah buang-buang uang. Film 3D dan 2D memberikan kita efek emosional yang hampir sama. 

Produsen yang produksi film 3D menjamin pengguna bahwa pemirsa mendapatkan gambar yang lebih jelas dan hidup dibandingkan dengan 2D. Mereka mengatakan bahwa atribut dari TV 3D memiliki teknologi kualitas lebih tinggi untuk perkiraan yang sama dalam kehidupan nyata. Para peneliti dari University of Utah memutuskan untuk mencaritahu bagaimana hal ini benar.
"Kami memutuskan untuk mencari tahu apakah 3D meningkatkan dampak emosional, terutama di kalangan anak muda, yang perlu merasakan dampak dari teknologi tinggi - kata penulis studi Sheila Crowell."
Penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal PLoS ONE, memberikan alasan untuk percaya bahwa konteks dalam format hiburan 2D dan 3D yang dapat menyebabkan emosi yang sama pada penonton.
"Ini mungkin kabar baik bagi mereka yang tidak ingin membayar lebih mahal untuk film dengan kacamata, - kata peneliti." 
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memverifikasi keuntungan dari Film 3D dan 2D, yang banyak digunakan sebagai alat penelitian. Dengan bantuan mereka, eksperimen ini dilakukan dalam bidang psikologi dan neuroscience. Metode ini kurang invasif dan sangat efektif dalam studi emosi anak muda. 

Para ilmuwan mencatat parameter yang biasa digunakan untuk menilai reaksi orang yang emosional berkeringat pada tangan, bernafas dan aktivitas kardiovaskular. Subyek diizinkan untuk menonton kutipan 5 menit dari empat film dalam format yang berbeda. Film yang dipilih untuk studi ini, yakni "My Bloody Valentine" (skor takut), "Tangled" (kesedihan), "Despicable Me" (fun) dan "The Polar Express" (kegembiraan). 

Sehingga peserta dalam penelitian ini dibagi untuk menyeimbangkan urutan di mana episode dan format. Konfigurasi yang rumit diperbolehkan untuk membandingkan tidak hanya reaksi emosional tetapi juga konsekuensi lain yang menonton. Secara umum, para ilmuwan belum menemukan perbedaan yang signifikan antara reaksi dari film. 

Satu-satunya perbedaan yang telah dilihat adalah jumlah keringat saat melihat adegan 3D dari film "Polar Express." Namun, para peneliti menjelaskan film ini berkualitas tinggi dan efek khusus berlimpah. 

Poskan Komentar: