Senin, 01 September 2014

Berkat Facebook, Kembar Indonesia di Swedia Bersatu Setelah 30 Tahun (Tahun 2012)

Senin, 01 September 201422.45.00
Emilie Falk dan Lin Backman
Emilie Falk dan Lin Backman, Terpisah 29 tahun, kembar asal Semarang bersatu di Swedia I foto: mid-day.com

Emilie Falk dan Lin Backman bertemu berkat situs jejaring sosial, pasangan kembar asal Indonesia yang terpisah hampir 30 tahun bertemu lagi dan mereka beberapa tahun lalu sempat bertemu beberapa kali di dunia nyata, namun, mereka tidak merasa bersaudara apalagi kembar karena tidak memiliki kesamaan wajah.

Dilaporkan oleh The Telegraph, terungkap, kisah dua perempuan kembar Indonesia, Emilie Falk dan Lin Backman ternyata diadopsi dari sebuah panti asuhan yang ada di Semarang oleh pasangan Swedia, namun didalam dokumen adopsi tidak menyebutkan bahwa mereka punya saudara kembar.

Ada perbedaan dalam surat adopsi seperti nama ayah yang berbeda, membuat mereka percaya bahwa mereka tidak mempunyai hubungan. Pada saat itu tidak ada tes DNA dan akhirnya keluarga kehilangan kontak.

Belakangan, ketika Emilie Falk menikah dua tahun lalu, dia mulai berpikir tentang keluarganya dan adopsi. 
"Ketika saya bertanya kepada ibuku, dia menceritakan kisah ini lagi, dan saya memutuskan untuk mencari Lin," kata Falk.
Dengan berbekal nama kecil saudaranya, gadis yang diadopsi oleh keluarga Swedia melalui jaringan untuk anak-anak Indonesia itu akhirnya menemukan Backman melalui Facebook.

Dia mengirimkan pesan tentang hari ulang tahunnya dan nama ibu kandung. Backman menulis
''Wow, itu nama ibu saya juga dan itulah hari ulang tahunku."
"Saya lahir pada tanggal 18 Maret 1983 di Semarang dan nama ibu kandung saya adalah Maryati Rajiman," kata Falk.
Setelah itu keduanya akhirnya menyadari ada banyak kesamaan di antara mereka. Hingga akhirnya, mereka memutuskan untuk melakukan tes DNA. Dari hasil tes DNA mengukuhkan bahwa 99,98 persen keduanya bersaudara.

Mereka tinggal hanya 40 kilometer terpisah di bagian paling selatan Swedia, mereka berdua guru, dan mereka menikah pada hari yang sama hanya satu tahun terpisah. Bahkan, mereka berdansa dengan lagu pernikahan yang sama:
"You and Me" oleh Lifehouse."Ini benar-benar aneh," kata Falk.
"Ketika Lin menelepon saya (dengan hasil tes DNA), saya ingat saya sedang duduk di mobil dan ketika dia mengatakan bahwa saya mulai tertawa, karena merasa sangat aneh," katanya, menambahkan: "Saya tiba-tiba mulai berpikir bahwa kita berbagi rahim. Itu benar-benar aneh, tapi benar-benar keren juga."
"Saat Lin menelepon saya dengan hasil tes DNA, saat itu saya tengah berada di dalam mobil dan saat dia mengatakan hasilnya, saya tertawa karena semua terasa sangat aneh," tambah dia.
"Seketika saya berfikir kami lahir dari rahim yang sama. Sangat aneh namun di saat yang sama juga menyenangkan," ujar Emilie.
Terdapat banyak rincian, kontradiksi di dalam dokumen adopsi termasuk data yang menyatakan ayah kedua gadis ini adalah seorang pengemudi taksi.
"Kami ingin tahu apakah benar ayah kami seorang pengemudi taksi," kata Emilie.
Sejak itu kedua telah terus berhubungan dekat, dan telah merencanakan pergi ke Indonesia untuk mencari orang tua biologis mereka.

Poskan Komentar: