Rabu, 06 Agustus 2014

Elon Musk: Kecerdasan Buatan Ancaman Serius Bagi Umat Manusia

Rabu, 06 Agustus 201409.54.00
Elon Musk
Musk adalah salah satu pendiri Tesla Motors dan saat ini menjabat sebagai kepala desain produk. Meski begitu, ketertarikan Musk terhadap mobil listrik sudah ada jauh sebelum pendirian Tesla

Miliader dan penemu brilian ini sangat mengkhawatirkan tentang perkembangan kecerdasan buatan, jika suatu hari robot mengambil alih planet kita, maka Elon Musk pasti mengatakan: "saya bilang begitu!". Ternyata Elon suka untuk mewujudkan hal yang mustahil menjadi kenyataan, dan ia sangat serius mengkhawatirkan tentang penelitian di bidang kecerdasan buatan (AI). 

Pekan lalu, di Twitter Musk menulis sebagai berikut: 
"Kita harus sangat berhati-hati dengan kecerdasan buatan. Itu berpontensi jauh lebih berbahaya daripada hulu ledak nuklir." 
Kata-kata itu terdengar cukup mengkhawatirkan. Mengingat bahwa Elon Musk memiliki pemahaman yang jauh lebih besar tentang perkembangan teknologi canggih tinggi daripada dari kita semua, kita bisa berasumsi bahwa dia tahu apa yang ia bicarakan. Dan ini bukan pertama kalinya penemu brilian ini berbicara negatif tentang kecerdasan buatan. 

Dalam sebuah wawancara di CNBC awal tahun ini, Musk mengimbau kepada para ilmuwan dengan permintaan untuk sangat berhati-hati dengan perkembangan kecerdasan buatan, serta bercanda membandingkan masa depan manusia mungkin akan mirip dengan plot film Terminator. 

Mengingat bahwa raksasa internet Google telah mengakuisisi sebuah perusahaan Boston Dynamics, sedang mengembangkan robot paling mengesankan untuk saat ini, serta perusahaan DeepMind, bergerak dalam penciptaan kecerdasan buatan, kita dapat mengasumsikan bahwa dalam tahun-tahun mendatang kita akan melihat sesuatu yang menyerupai robot humanoid cerdas. 

Seorang ahli di bidang kecerdasan buatan, Ray Kurzweil (yang juga disewa oleh Google), bagaimanapun, berpendapat bahwa seharusnya kita tidak perlu takut untuk masa depan. Menurut dia, orang-orang hanya berusaha untuk memperbaiki kehidupan mereka dan diri mereka sendiri dengan bantuan kemajuan AI. 

Profil singkat dari Elon Musk dilansir dari id.wikipedia.org.

Elon Musk lahir di Afrika Selatan, 28 Juni 1971, lahir dari pasangan ibu Kanada dan ayah Afrika Selatann adalah tokoh bisnis, penemu, dan industrialis Amerika Serikat. Ia merupakan pendiri dan CEO SpaceX.

Elon belajar sendiri pemrograman komputer, lalu menjual kode komputer untuk permainan video Blastar seharga $500 pada usia 12 tahun. Musk lulus dari Pretoria Boys High School dan pindah ke Kanada tahun 1998 pada usia 17 tahun untuk menghindari wajib militer di Afrika Selatan.

Poskan Komentar:

Baca Juga: