Monday, August 4, 2014

5 Kecelakaan Transportasi Massal Booming 2014

Monday, August 4, 20149:45:00 PM
pesawat malaysia
Ilustrasi sebuah pesawat milik maskapai malaysia I foto: id.wikipedia.org
Tahun 2014 merupakan tahun paling terburuk di dunia transportasi massal, seperti kecelakaan laut dan udara datang silih berganti dan terjadi diberbagai negara, dan dari setiap kecelakaan menewaskan puluhan hingga ratusan penumpang. Selama sepekan sejak 17 Juli hingga 25 Juli 2014, sudah ada 3 pesawat yang jatuh.

Inilah daftar kecelakaan transportasi massal yang terjadi diberbagai negara, sebagai berikut:

1. Pesawat MH370 Malaysia Airlines hilang

Malaysia Airlines Penerbangan 370 (MH370/MAS370) adalah penerbangan penumpang internasional terjadwal yang menghilang pada tanggal 8 Maret 2014 dalam perjalanan dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur ke Bandar Udara Internasional Ibu Kota Beijing. Pesawat Boeing 777-200ER ini terakhir kali melakukan kontak dengan pengawas lalu lintas udara kurang dari satu jam setelah lepas landas.

Dioperasikan oleh Malaysia Airlines (MAS), pesawat ini mengangkut 12 awak kabin dan 227 penumpang dari 15 negara, kebanyakan di antaranya adalah warga negara Tiongkok dan ada warga Indonesia di pesawat itu berjumlah 12 orang.

Hingga detik ini nasip pesawat MH370 Malaysia Airlines masih misterius dan setidak upaya pencarian telah dilakukan dengan melibatkan berbagai negara dan menelan biaya triliunan rupiah.

2. Kapal Feri Sewol Tenggelam Tewaskan 304 Orang di Taiwan

Peristiwa tenggelamnya Kapal Feri Sewol di Korea Selatan (Korsel) pada Rabu 16 April 2014, menguak banyak fakta tentang kapten kapal. Ternyata, ketika insiden itu terjadi, kapten kapal tidak berada di kemudi.
    Pada saat kapal Feri Sewol berlayar dan tenggelam membawa 476 penumpang dan 304 orang meninggal dan 11 lainnya masih hilang. Belakangan, ada fakta baru yang terungkap. Berdasarkan laporan internal pemerintah Korea Selatan, karamnya kapal yang mengangkut sebagian besar remaja tersebut merupakan buntut dari tindakan korupsi yang dilakukan pejabat terkait.

    Seperti dimuat BBC, Selasa (8/7/2014), hasil investigasi tersebut menyebutkan bahwa kapal Sewol diketahui merupakan kapal yang dimodifikasi secara ilegal. Namun pemerintah daerah justru malah memberikan izin operasional atas kapal 'cacat' tersebut.

    3. Pesawat Air Algerie Jatuh Tewaskan 116 Orang

    Pesawat Air Algerie penerbangan 5017 adalah Maskapai milik negara Aljazair, jatuh di Mali  24 Juli 2014, saat terbang dari Burkina Faso melintasi Gurun Sahara, tapi sesaat sebelum kehilangan kontak pesawat Air Algerie 5017, kru pesawat sempat meminta untuk mengurungkan perjalanannya ke Aljazair dan kembali ke Ouagadougou, Burkina Faso, karena cuaca buruk yang terlihat pada radar.

    Melansir AFP, Selasa (29/7/2014), pesawat itu pun akhirnya jatuh di sudut terpencil Mali tak lama kemudian. Serta menewaskan seluruh penumpang dan awak kapal yang berjumlah 118 orang.

    4. TransAsia Jatuh di Taiwan, 47 Orang Tewas

    Pesawat TransAsia Airways nomor penerbangan GE222 jatuh di lepas pantai Pulau Penghu, Taiwan. Pesawat turboprop milik maskapai TransAsia jatuh setelah gagal dalam upaya pendaratan di sebuah pulau di Taiwan. Sebanyak 47 orang tewas dan 11 orang terluka dalam kecelakaan yang terjadi saat badai melanda.

    Pesawat jenis ATR 72 berkapasitas 70 tempat duduk itu jatuh menimpah beberapa rumah dekat landas pacu di Pulau Penghu. Pesawat membawa 54 orang penumpang dan 4 awak pesawat.

    Pesawat TransAsia Airways nomor penerbangan GE222 jatuh di lepas pantai Pulau Penghu, Taiwan, Rabu (23/7/2014). 

    5. Malaysia Airlines Jatuh Diduga Ditembak Rudal, 295 Penumpang Tewas

    Malaysia Airlines Penerbangan 17 (MH17/MAS17) adalah penerbangan penumpang internasional terjadwal dari Amsterdam ke Kuala Lumpur. Boeing 777-200ER ini jatuh di Ukraina timur dekat perbatasan Rusia pada tanggal 17 Juli 2014 dengan 283 penumpang dan 15 awak kabin dari berbagai negara.

    Pesawat ini dikabarkan jatuh 50 sampai 80 kilometers (31 hingga 50 mil) sebelum memasuki ruang udara Rusia. Laporan awal Reuters menyatakan bahwa pemerintah Ukraina menduga pesawat ini ditembak jatuh oleh rudal permukaan-ke-udara Buk pada ketinggian 10.000 m (33,000 kaki).

    Airlines MH17 jatuh di kawasan Grabovo, Donetsk Kamis (17/7/2014).

    Poskan Komentar: