Friday, May 30, 2014

Wanita Tidur Dengan Cahaya Cenderung Kelebihan Berat Badan

Friday, May 30, 20147:23:00 PM
wanita cantik tidur
Sebuah studi menemukan bahwa tidur terlalu banyak dengan cahaya di ruangan meningkatkan risiko obesitas I foto: independent.co.uk

Tidur malam dalam suasana gelap dapat membantu hormon melatonin berproduksi dengam baik untuk melawan berbagai macam penyakit, kini sebuah studi baru menemukan bahwa tidur dengan cahaya lampu secara bertahap dapat memicu berat badan bertambah.

Melansir dari independent.co.uk, wanita yang tidur di kamar dengan cahaya terlalu banyak lebih cenderung menjadi kelebihan berat badan, kata sebuah studi baru.

Sebuah tim di Institute of Cancer Research di London menemukan bahwa wanita yang tidur di kamar tidur dengan cahaya yang cukup untuk melihat di atasnya di malam hari memiliki lingkar pinggang lebih besar daripada mereka yang tidur di kamar gelap.

Penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology, meminta dari 113.000 perempuan untuk menilai jumlah cahaya di kamar tidur mereka, mulai dari cahaya yang cukup untuk membaca dan terlalu gelap.

Tanggapan mereka kemudian dibandingkan dengan indeks massa tubuh mereka, rasio pinggang-pinggul dan obesitas. Tim menemukan bahwa semua memiliki indeks massa tubuh lebih tinggi pada wanita yang tidur di kamar yang lebih kurang cahaya.

Asosiasi ini masih terlihat setelah dilakukan penyesuaian untuk faktor-faktor yang dapat dikaitkan dengan tingkat paparan cahaya dan berat badan peserta penelitian, seperti aktivitas fisik, memiliki anak-anak dan durasi tidur.

Studi ini didanai oleh Breakthrough Breast Cancer dan The Institute of Cancer Research (ICR) dan hasil studi ini juga menemukan bahwa sering tidur dengan lampu menyala dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker p@yud@ra.

Studi lain mengungkapkan bahwa tidur malam dalam kamar yang gelap benar-benar bermanfaat buat tubuh. Seorang ahli biologi Joan Robert mengungkapkan bahwa tubuh baru bisa memproduksi hormon melatonin ketika tidak ada cahaya yang mengganggu. 

Hormon ini adalah salah satu hormon kekebalan tubuh yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit termasuk kanker p@yud@ra dan kanker prost@t.

Poskan Komentar: