Saturday, May 17, 2014

China Ingin Bangun Jalur KA ke AS

Saturday, May 17, 201411:55:00 AM
kereta api
Ilustrasi kereta api kecepatan tinggi I foto: hi-news.ru
Cina sedang mempertimbangkan akan membangun jalur kereta api kecepatan tinggi panjang 12.800 km antara China dan Amerika. Untuk perjalanan antara kedua negara akan pergi setidaknya selama dua hari. Cabang akan terhubung melalui selatan ke Kanada, dan kemudian menyambung ke di Amerika Serikat.

Sementara tidak jelas apakah proyek listrik berskala besar yang ambisius itu akan disetujui oleh Kanada dan Rusia, tapi kata China Daily, insinyur Cina sedang mengusulkan untuk menciptakan alternatif yang lebih murah untuk perjalanan udara.
Jika pembangunan tersebut disetujui oleh semua pihak untuk hal ini, akan menjadi jalur kereta api terpanjang di dunia, yang akan lebih panjang dari Trans-Siberian Railway, yang panjangnya sekitar 9300 km.

Terowongan kereta api Underwater antara China dan AS juga akan menjadi empat kali lebih panjang dari Terowongan Channel yang menghubungkan Prancis dan Inggris. Bahkan meskipun fakta bahwa rencana pembangunan akhirnya bila selesai, diyakini bahwa beban keuangan utama untuk pelaksanaannya akan ditanggung oleh China, yang telah menjadi pemimpin dunia dalam bidang perkereta apian berkecepatan tinggi. Di negeri ini, masuk rekor dunia karena membangun jaringan rel kecepatan tinggi terbesar untuk kereta supercepat. Panjangnya keseluruhan adalah sekitar 10 ribu kilometer. 

Pada tahun 2012, China membuka diri untuk kereta api supercepat jalur panjang. Panjangnya adalah 2.300 kilometer. Ini menghubungkan Beijing dan Guangzhou. Sebelumnya untuk mengatasi jarak ini diperlukan setidaknya 24 jam, namun dengan kereta pada kecepatan konstan 270 km / jam jalan ini sekarang mengambil hanya 8 jam.

Hal ini juga harus dicatat bahwa pada bulan Januari tahun ini diumumkan rencana bernilai miliaran dolar untuk membangun jalur kereta api ultra-cepat antara Mezhuyev AS dan Meksiko. Sesuai rencana, panjang jalur kereta api 500 kilometer akan menghubungkan kota San Antonio (Texas) ke Monterrey (Meksiko). 

Pembangunannya dapat mengurangi perjalanan lima jam dengan mobil untuk dua jam dengan kereta api. Pada tahun 2011, diumumkan bahwa keinginan untuk membangun terowongan antara Siberia dan Alaska. Proyek senilai $ 65000000000 akan bergabung dengan Amerika Serikat dan Rusia di bawah perairan Selat Bering.

Sumber: hi-news.ru

Poskan Komentar: