Sabtu, 19 April 2014

Kisah Ryan Hreljac Mengubah Dunia Dengan Sebuah Sumur

Sabtu, 19 April 201417.32.00
Ryan Hreljac
Ryan Hreljac ketika masih remaja di sebuah sumur pompa. Saat ini Yayasan Ryan telah membantu membangun lebih dari 822 proyek air dan 1.025 jamban, membawa air bersih dan sanitasi untuk lebih dari 805.813 orang. I foto: ryanswell.ca

Ryan semasa sekolah dasar umur 6 tahun duduk di bangku kelas satu pada tahun 1998 hatinya sangat tersentuh mendengar kisah bahwa masih ada banyak orang diluar sana kesulitan mendapatkan air bersih, dan bahkan mereka harus rela berjalan hingga puluhan kilometer hanya untuk mendapatkan air, itu pun air kotor. 

Melansir dari ryanswell.ca. Cerita saya benar-benar sangat sederhana. Suatu hari pada bulan Januari 1998, saya sedang duduk di kelas satu. Guru kelas saya, Ibu Prest, menjelaskan bahwa ada ribuan orang sakit dan bahkan beberapa sekarat karena mereka tidak memiliki air bersih. 

Ia ibu guru mengatakan kepada kami bahwa beberapa orang berjalan selama berjam-jam di Afrika dan kadang-kadang itu hanya untuk mendapatkan air kotor.

Semua harus saya lakukan adalah mengambil 10 langkah dari kelas saya untuk sampai ke air minum mancur dan punya air bersih. Sebelum hari itu di sekolah, saya pikir semua orang hidup seperti saya. Ketika saya menemukan fakta ternyata berbeda dilapangan, saya memutuskan harus melakukan sesuatu tentang hal itu. Jadi, saya pulang ke rumah dan meminta ibu dan ayah saya untuk membantu. 

Jangan lupa baca juga kisah menarik ini : Gadis Kecil Ini Ubah Dunia Dengan Kubis Raksasa

Setelah beberapa hari, mereka bilang Aku bisa melakukan pekerjaan tambahan untuk mendapatkan uang $ 70 yang saya pikirkan untuk membangun sebuah sumur. Saya perkirakan itu semua yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah air di dunia. 

Saya bekerja selama empat bulan pertama untuk mendapatkan $ 70. Kemudian saya mempelajari bahwa butuh biaya $2,000 untuk membangun sebuah sumur di tempat seperti Uganda. Saya juga belajar bahwa ini adalah masalah besar dari daripada apa yang saya realisasikan.

Saya mulai membicarakan kepada pihak sekolah, para murid sekolah, kepada siapa saja yang mau mendengarkan cerita saya sehingga saya bisa mengumpulkan uang untuk sumur pertama saya di Sekolah Dasar Angolo di Uganda. Begitulah proyek kecil saya dari dikelas satu telah menjadi sebuah yayasan, yakni Ryan Well Foundation.

Saya menghadiri Universitas King College di Halifax di pantai timur Kanada. Saya baru saja menyelesaikan studi saya di jurusan pembangunan internasional dan ilmu politik tapi tetap terlibat dengan Yayasan sebagai pembicara dan anggota Dewan.

Saya sering berbicara di seluruh dunia tentang isu-isu air dan tentang pentingnya membuat perbedaan tidak peduli siapa Anda atau berapa umurmu.

Pekerjaan saya tidak akan terjadi tanpa dukungan dari keluarga dan teman-teman. Sahabat pena Saya di Uganda, Jimmy Akana, yang saya temui di perjalanan pertama saya ke Uganda, sekarang ia telah menjadi anggota keluarga kami. 

Jimmy adalah inspirasi karena dia bekerja keras dan memiliki pandangan positif. Dia selalu memiliki senyum lebar besar.

Saran saya kepada siapa pun adalah bahwa untuk membuat perubahan positif di dunia, Anda perlu menemukan sesuatu yang Anda sukai dan kemudian Anda perlu mengambil langkah-langkah untuk bertindak. Bagi saya, masalah air dan sanitasi. 

Air sangat penting untuk semua kehidupan. Saya harap cerita saya adalah pengingat bahwa kita semua bisa membuat perbedaan, itu berlaku untuk masing-masing dan setiap orang dari kita.

Oleh Ryan Hreljac

Ryan kini telah membuktikan bahwa orang-orang muda dapat membuat dampak yang besar. Saat ini Ryan telah menyelesaikan 882 proyek dan 1.025 jamban di 16 negara, membawa akses ke air bersih dan sanitasi untuk lebih dari 714.000 orang.  

Fakta

Hampir satu miliar orang tidak memiliki akses terhadap air bersih. Lebih dari 2,6 miliar orang tidak memiliki akses terhadap sanitasi yang memadai, dan hampir separuh dari mereka (1,2 miliar) dan hidup tanpa fasilitas sanitasi sama sekali. (unicef)

Perkataan ini sering diucapkan oleh Ryan : "Sedikit orang dapat melakukan pekerjaan yang besar dan Anda tidak perlu menjadi seorang dewasa untuk membuat perbedaan." 

Poskan Komentar: