Friday, March 7, 2014

Polisi Bunuh Anjing Milik Tunawisma Tunai Protes Di Internet

Friday, March 7, 20148:35:00 PM
anjing dibunuh polisi
Polisi bunuh anjing milik pria tunawisma, sementara tuannya hanya melihat aksi polisi yang dianggap brutal oleh pengguna internet di china I foto english.sina.com
Polisi telah dituduh berperilaku brutal setelah memukuli anjing sampai mati peliharaan seorang pria tunawisma di jalan yang sibuk sementara tuannya hanya pasrah memandang.

Polisi di kota Langzhong, di barat daya Provinsi Sichuan, China, membunuh seekor anjing pada Selasa sore, setelah menerima laporan bahwa anjing itu memiliki rabies. 

Dalam menghadapi kritik, polisi mengatakan mereka bertindak untuk melindungi masyarakat, tapi berjanji untuk memperbaiki cara mereka berurusan dengan situasi seperti itu. 

Dilaporkan bahwa dua petugas polisi dengan sekop dan garpu memukul anjing sampai mati dihadapan pemiliknya seorang pria tunawisma tampak duduk diam sementara peliharaannya dibunuh. 

Seorang saksi, bermarga Wang, berkata pria tunawisma tidak menjawab polisi ketika mereka bertanya di mana ia datang dan darimana ia telah memperoleh anjing. 

Petugas kemudian mulai memukuli anjing, memukulnya selama sekitar 10 menit sampai anjing berbaring tak bergerak, Wang mengatakan kepada China Metropolis Daily Barat. 

 Banyak pengguna web pada Sina Weibo China, setara Twitter, menuduh polisi bertindak brutal. 

"Anjing itu mungkin satu-satunya teman yang dipunyai gelandangan. Dia pasti sangat menderita melihat temannya dibunuh," ucap salah satu pengguna wiebo. 

"Mungkin anjing ini memang membawa virus, tapi saya pikir itu bukan cara tepat untuk membunuhnya di tempat umum," kata Wang.  "Bagaimana jika anak-anak melihatnya?" 

Polisi mengatakan mereka telah menerima gejala tentang seekor anjing dengan mata merah yang membawa penyakit rabies,  berperilaku agresif di dekat persimpangan jalan yang sibuk. 

Wakil direktur kantor polisi Xicheng, mengatakan anjing menyalak setiap kali orang pergi dekat-nya. 

"Para pria tunawisma enggan untuk berbicara dan ketika saya mendekati anjing itu tiba-tiba berdiri dan datang pada saya," kata Chen Yao, salah satu petugas yang membunuh anjing. 

"Untuk keselamatan orang lain, aku membunuhnya," tambahnya. 

Sementara Chen mengatakan ia telah melakukan tugasnya, ia mengaku merasa tidak nyaman tentang membunuh hewan peliharaan pria itu. 

"Aku bohong kalau aku bilang aku tidak merasa rasa iba," kata Chen. 

 Dia mengatakan dia berharap masyarakat bisa mengerti mengapa petugas membunuh anjing.

Sumber : english.sina.com

Poskan Komentar: