Kamis, 06 Februari 2014

Pria Ohio Dikubur Bersama Harley Davidson Kesayangannya

Kamis, 06 Februari 201413.19.00
Harley Davidson
Proses pemakaman Pria Ohio, Billy Stadley I foto newstimes.com
Seorang pria semasa hidupnya membuat wasiat untuk menguburkannya bersama moge Harley Davidson kesayangannya akhirnya telah terpenuhi.

Billy Standley, 81 tahun semasa hidupnya telah mewasiat ke anak-anaknya untuk menguburkannya bersama moge Harley Davidson-nya jenis Electra Glide 1967.

Billy dikuburkan seperti pengendara memakai pakaian motor lengkap; jaket kulit hitam, sebuah helm putih dan kacamata hitam serta sepasang sarung tangan didalam sebuah peti mati kaca besar tembus pandang.

Keluarga mengungapkan, bahwa untuk mewujudkan keinginan terakhir Bill tersebut tidaklah mudah. Peti tempat Bill dan si motor pun dibuat khusus dari kaca 'Plexiglass', ditambah dengan kayu pada dasarnya dan batangan baja untuk menahan beban tersebut. Selain peti yang dibuat khusus, dibutuhkan juga tanah pemakaman yang luas.

Tak hanya itu, 5 orang dipekerjakan untuk mengawetkan jasad Bill dan memasangkan besi penyangga pada punggungnya, agar jasad lelaki pecinta motor itu tidak terjatuh dari motornya. Tetap berpose seperti sedang berkendara.

Liang lahat yang diperlukan untuk Billy juga harus lebih besar. Untuk memasukkan peti khusus itu ke liang lahat juga membutuhkan sebuah "crane" yang khusus disewa untuk keperluan pemakaman.

Keluarga Billy mengatakan mendiang sudah membicarakan soal pemakamannya sejak beberapa tahun lalu. Dia bahkan tak jarang memamerkan peti mati khusus yang dibuat oleh kedua putranya, kepada teman-temannya.

Billy mengatakan dia tak hanya ingin mengendarai sepeda motornya ke akhirat, namun juga ingin dunia melihatnya melakukan itu.

"Dia orang yang sangat unik. Namun, dia sangat menyayangi kami anak-anaknya. Dia membesarkan kami dengan baik, sehingga, kami ingin membantunya," kata puteri Billy, Dorothy.

Bill Standley tutup usia pada usia 81 tahun pekan lalu. Tepatnya pada hari Minggu, 25 Januari 2014 akibat mengidap kanker paru-paru. Ia dikuburkan hari Jumat, 31 Januari di Vernon Funeral Homes.

"Dia sudah melakukan yang terbaik bagi kami selama bertahun-tahun, kini setidaknya kami bisa melihatnya pergi dengan cara yang diinginkannya," kata sang putra, Pete.

Sumber artikel: tribunnews.com, liputan6.com dan newstimes.com

Poskan Komentar: