Selasa, 11 Februari 2014

Katana, Robot Kapal Patroli Tanpa Awak Canggih Dioperasikan Israel

Selasa, 11 Februari 201418.57.00
kapal robot katana israel
Katana, nama kapal robot patroli canggih diambil dari nama pedang samurai, akan digunakan untuk melindungi keamana laut Israel. I fot hi-news.ru
Indonesia juga selangkah lebih maju membuat kapal patroli tak berawak, yaitu Safinah One merupakan robot kapal tanpa awak yang dapat melaju sejauh satu kilometer.

Kapal robot Katana dapat bekerja dalam dua mode: remote control dan modus operasi sepenuhnya otonom. Kapal robot tanpa awak ini mampu mendeteksi, mengidentifikasi, mengklasifikasikan obyek di permukaan. Selain itu, robot dapat melacak sasaran dan mencegat.

Melansir dari ynetnews.com, Israel Aerospace Industries (IAI) telah meluncurkan sebuah kapal baru tak berawak, yaitu Katana, yang dirancang untuk misi keamanan rutin dekat pantai dan di laut. 

"Kami telah menamakannya pedang samurai Jepang, karena kami ingin menekankan sistem kecepatan, kehandalan dan mematikan," kata IAI.

Katana dapat dioperasikan baik sebagai kapal tempur mandiri operasi standar, dan diaktifkan dari jarak oleh stasiun kontrol dengan sistem yang canggih. Katana mampu memberikan pandangan real-time dengan mendeteksi, mengidentifikasi dan mengklasifikasikan target baik dekat dan jauh, dan dapat mencegat mereka jika diperlukan.

Katana ditujukan untuk misi keamanan tanah air Israel dan untuk misi keamanan instalasi lepas pantai seperti rig minyak dan bahan bakar atau pipa gas. Hal ini juga akan digunakan untuk misi keamanan pelabuhan, akan membantu dalam menutup daerah-daerah tertentu di laut dan misi intersepsi kapal, "kata Eyal Sharabani di Israel Aerospace Industries.

Katana, berukuran 12 meter (39 kaki) panjang dan 2,80 meter (9 kaki) lebar, mampu mencapai kecepatan 60 knot, lebih dari 110 kilometer (68 mil) per jam. 

Dan, kata Shaharbani, "dilengkapi dengan banyak sistem optik, sistem senjata dan sistem komunikasi canggih baik komunikasi kabel dan satelit. Dan dengan sistem komando sistem navigasi" 

Shaharbani mengatakan bahwa para pengembang Katana telah menempatkan penekanan khusus pada kehandalan, "Katana memiliki dua motor yang kuat dan tidak akan pernah tenggelam. Tidak ada kesempatan dari setiap kecelakaan terjadi yang akan menghentikan kapal tak berawak pada misinya. 

"Katana termasuk sistem elektro-optik yang memungkinkan siapa pun beroperasi dari stasiun jauh memiliki kemungkinan melihat seluruh lingkungan laut dan fokus pada target tertentu. Dalam hal komunikasi satelit, Katana dapat dioperasikan dari Tel Baruch pantai ketika kapal di Samudera Pasifik."

Pada tahap ini Katana bukan bagian dari armada operasional IDF, tetapi Angkatan Laut Israel sudah memanfaatkan watercrafts tak berawak. Salah satu kapal tersebut adalah "The Protector", yang digunakan dalam langkah-langkah keamanan rutin di lepas pantai Gaza dalam beberapa tahun terakhir.

IDF mengatakan pada Mei 2013 bahwa angkatan laut akan menggunakan versi terbaru dari Katana, yang memungkinkan, antara lain, untuk mencapai tujuan yang lebih jauh.

Poskan Komentar:

Baca Juga: