Saturday, January 11, 2014

Ilmuwan: Cahaya Gadget Modern Mengganggu Hormon Mengantuk

Saturday, January 11, 201410:28:00 AM
wanita mengantuk
Ilustrasi wanita mengantuk ketika bekerja didepan komputer I foto Fotolia/PhotoXPress.ru

Cahaya buatan yang dipancarkan oleh gadget modern di malam hari berkontrubusi terhadap insomnia klaim lmuwan dari Harvard Medica School. Efek gelombang cahaya buatan dari gadget menghambat pembentukan hormon mengantuk dan informasi yang diterima menyebabkan pelepasan hormon adrenali.

Panjang gelombang dari cahaya tertentu dapat menghambat pembentukan melatonin dalam tubuh, hormon ini bertanggung jawab untuk siklus tidur-bangun. Melatonin terjadi paling efektif dalam suasana gelap. Saat itulah seseorang memiliki rasa kantuk. 

Tidur sangat disarankan dalam suasana gelap atau tanpa cahaya lampu. Cahaya buatan pada malam hari menghambat pelepasan melatonin, dan sebagian besar dari semua cahaya yang memancarkan gelombang cahaya menghambat pelepasan "hormon mengantuk" akibat seseorang tidak memiliki rasa kantuk. 

LED hemat energi yang paling berbahaya yang digunakan dalam TV layar datar, monitor komputer dan layar smartphone. Ilmuwan merekomendasikan menonaktifkan pencahayaan apapun sebelum tidur. Hal yang sama berlaku untuk elektronik yang digunakan di rumah. Jika bekerja pada komputer agar mudah mengantuk, para ahli menawarkan untuk menyesuaikan kecerahan dari berbagai layar tergantung pada waktu siang dan malam. 

Selain itu, informasi yang diterima orang, ketika menggunakan komputer atau peralatan lainnya dapat menyebabkan aliran adrenalin, yang pada gilirannya mencegah seseorang rileks. Orang-orang yang "berselancar" di internet di malam hari atau mengirim SMS sambil tidur, menderita tingkat stres yang tinggi dibandingkan dengan mereka yang mematikan semua peralatan elektronik modern. 

Sebelumnya, para ilmuwan telah menemukan bahwa "kurang tidur" meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, stroke, diabetes, obesitas dan gangguan mental.

Poskan Komentar: