Minggu, 12 Januari 2014

Hebat, Pria Ini Rela Jual Restoran Biayai Gadis Tumor

Minggu, 12 Januari 201418.57.00
bos restoran
Michael De Beyer dan Brittany Mathis I foto odditycentral.com

Hanya ada satu diantara 1000 pria yang rela menjual sebuah restoran demi membiayai pengobatan tumor di derita oleh orang lain yang dianggap sebagai saudara.

Dilansir dari opposingviews.com, Michael De Beyer, pria ini menjual sebuah restoran dia yang telah dimiliki selama 17 tahun untuk membantu seorang karyawan, Brittany Mathis,19 tahun yang menderita tumor otak.

Mathis didiagnosis dengan tumor otak bulan lalu, namun belum mendaftar untuk Kesehatan murah dan asuransi kesehatan.

"Saya tidak bisa hanya duduk dan membiarkan hal itu terjadi," kata De Beyer. "Saya tidak bisa hidup dengan diriku sendiri, aku tidak akan pernah bahagia hanya mendapatkan uang dari restoran saya mengetahui bahwa dia membutuhkan bantuan."

Mathis, yang kehilangan ayahnya karena tumor otak ketika dia masih kecil, kata dia ayahnya menderita sakit kepala yang menyakitkan. Dia diberitahu bahwa ia menderita tumor otak seukuran bola ping-pong di sisi kiri otaknya. Dia tidak pergi berobat karena tidak memiliki biaya dan asuransi kesehatan.

Setelah mendengar berita itu, De Beyer, ayah dua anak ini mengatakan kepada keluarganya Mathis 'ia akan menjual restoran Jerman untuk menyumbangkan uang kepada mereka.

"Keluarga ini benar-benar bekerja keras, mereka berjuang keras di masa lalu dan tidak pernah meminta pertolongan. Mereka bahkan tidak meminta siapa pun untuk membantu. Aku tidak bisa hanya diam dan tak melakukan apa-apa. Aku harus melakukan sesuatu," jelas De Beyer.

Ibu Brittany dan kakak keduanya bekerja di restoran milik "Keluarga ini benar-benar bekerja keras, mereka berjuang keras di masa lalu dan tidak pernah meminta pertolongan. Mereka bahkan tidak meminta siapa pun untuk membantu. Aku tidak bisa hanya diam dan tak melakukan apa-apa. Aku harus melakukan sesuatu," jelas De Beyer.

"Michael telah menjadi berkat nyata untuk keluarga kami. Dan dia selalu berada di sana setiap kali kita memerlukan sesuatu, kata "ibu Barbara Mathis.

"Aku benar-benar berpikir itu adalah berkah yang luar biasa, dan tak cukkup membalasnya hanya dengan ucapan terimakasih kepadanya (De Beyer) dan keluarganya. Aku tak pernah berpikir ada orang yang akan melakukan itu, dan dia melakukannya. Itu membuatku benar-benar merasa bahagia," pungkas Brittany.

Poskan Komentar: