Sabtu, 14 Desember 2013

Robot Jepang Berhasil Lulus Ujian Masuk Perguruan Tinggi

Sabtu, 14 Desember 201313.45.00
david Beckham dan romeo
Jawaban robot ditampilkan dilayar komputer I foto japan-news.com
Sebuah robot kecerdasan buatan bernama Torobo-kun baru-baru ini bergabung dengan jajaran pelamar mengambil ujian standar tiruan untuk penerimaan mahasiswa baru masuk perguruan tinggi untuk pertama kalinya. Ia berhasil lulus ujian masuk di perguruan tinggi. Berdasarkan hasil pengujian, robot ini bisa masuk di sebagian besar universitas negeri dan swasta di Jepang.

Dilansir dari the-japan-news.com, Robot ini sungguh cemerlang, ia lulus matematika dan sejarah dan mendapat hasil yang baik dengan bahasa. Para pencipta robot ini sangat bangga dengan keberhasilan robot Torobo-kun.

Robot "Torobo-kun", diproduksi oleh National Institute of Informatics, Jepang bekerjasama dengan beberapa perusahaan dalam negeri, mampu mengenali kata-kata dan memecahkan logika kompleks.

Torobo-kun mengambil ujian tiruan yang disiapkan oleh operator kampus untuk mata pelajaran termasuk Inggris, matematika dan bahasa Jepang. Robot ini juga mengambil ujian tiruan matematika di University of Tokyo bagi siswa ilmu pengetahuan dan matematika untuk siswa humaniora.

Alhasil, "Torobo-kun" mampu melampaui rata-rata nasional dalam sejarah Jepang dan sejarah dunia, mata pelajaran yang mana pengetahuan besar sangat diperlukan, dan memperoleh nilai bagus dalam matematika. 
Para peneliti mengungkapkan bahwa mencetak nilai rata-rata level "A", kemungkinan bagi Robot "Torobo-kun" akan bisa masuk ke ratusan perguruan tinggi swasta yang berjumlah 403-579 universitas.

Proyek ini bertujuan untuk membantu robot bisa lulus ujian kompetitif masuk Universitas Tokyo tahun 2021, yang paling bergengsi di negeri ini dan setiap tahunnya ribuan calon mencoba untuk melanjutkan studi tersier mereka.

Di University of Tokyo ujian tiruan matematika, Torobo-kun menggunakan kemampuan perhitungan yang kuat untuk mencapai nilai-nilai deviasi sekitar 60.

Torobo-kun mencapai nilai deviasi 45 untuk nilai gabungan dari tujuh mata pelajaran ujian masuk perguruan tinggi. Ini berarti untuk rating A, yang berarti kemungkinan melewati setidaknya 80 persen masuk kesetiap perguruan tinggi swasta. Hal ini juga mendapat peringkat A untuk satu perguruan tinggi negeri.

Poskan Komentar: