Jumat, 27 Desember 2013

Legenda Kekuatan Sayur Bayam Ternyata Cuma Mitos

Jumat, 27 Desember 201318.35.00
popeye dan sayur bayam
Ternyata manfaat sayur bayam cuma mitos yang diperagakan oleh tokoh Popeye tapi itu bukan berarti sayur bayam tidak manfaat untuk kesehatan.

Diantara kita pasti mengenal dengan baik sosok dari pemakan sekaleng sayur bayam, yaitu Popeye. Popeye adalah salah satu toko kartun pelaut paling tangguh bertubuh kerempeng dan senang mengulum pipa tembakau, namun, demikian ia mampu mengalahkan lawan-lawannya yang berbadan besar dan berotot seperti brutus, setelah ia memakan sekaleng sayur bayam.

Ternyata kekuatan yang ia dapatkan dari sekaleng sayur bayam adalah cuma mitos.

Sosok tokoh kartun ini mengajarkan anak-anak untuk makan sayur bayam dan bahwa bayam memiliki kandungan zat besi yang tinggi dan untuk kesehatan dan kekuatan yang luar biasa ajaib.

Tubuh manusia membutuhkan zat besi untuk beberapa proses metabolisme seperti pembentukan darah mentransportasi oksigen dan pertumbuhan otot. Sayangnya, hari ini kita tahu bahwa kisah bayam "si raja besi" didasarkan pada kesalahan.

Legenda Popeye (bayam) menyebar luas ke seluruh dunia

Bahwa konsumsi rutin sayuran hijau, seperti bayam, memberikan kontribusi untuk gizi yang sehat, adalah tak terbantahkan. Tapi manfaat bayam bertentangan dengan pendapat umum dan tidak ada hubungannya dengan kandungan besi. Bayam adalah cuma sebagai pemasok utama dari vitamin, protein dan mineral. Kadar besinya pun sangat sedikit.

Mitos bayam adalah karena kesalahan analisis yang dilakukan pada tahun 1890 oleh seorang fisiolog Gustav von Bunge yang telah menetapkan bahwa kandungan besi 35 mg di 100g bayam. Tapi itu bukan bayam segar tapi bayam kering. Untuk kesalahan ini disebabkan sebagai akibat dari bayam segar yang sekitar sepuluh kali lebih kecil dari zat besi karena kandungan air yang tinggi.

Jadi legenda sayuran yang memungkinkan untuk seseorang memerangi kekurangan zat besi adalah cuma mitos.

Gustav von Bunge ketika menuliskan temuannya, dia salah meletakkan titik desimal. Kesalahan ini kemudian membuat kandungan zat besi dalam bayam sepuluh kali lebih banyak daripada kenyataannya.

Orang-orang yang menderita kekurangan zat besi harus makan daging merah, kacang-kacangan dan semua jenis sayuran. Selain itu wanita hamil memiliki kebutuhan lebih besar untuk zat besi yang bisa didapatkan dari semua jenis sayur.

Poskan Komentar: