Sunday, December 15, 2013

Ini 5 Bahaya Akibat Tidur Terlalu Lama

Sunday, December 15, 20136:50:00 PM
wanita cantik tidur lama
Ilustrasi wanita tidur I foto harmonyinandout.com
Tidur di akhir pekan banyak di manfaatkan para pekerja kantoran dengan melampiaskan tidur yang lama, padahal kebiasaan itu tidak baik atau buruk untuk kesehatan. Bagaimanapun juga tidur yang ideal 7-8 jam. Intinya tidur berlebihan dan kurang sama buruknya terhadap kesehatan.

Dikutip dari Womenhealthmag, mengungkapkan dampak buruk tidur yang lama, sebagai berikut :
  1. Memori Menurun. Menurut penelitian, tidur yang berlebihan dapat membuat memori menurun 15 persen, namun sebaliknya bila tidur secara ideal memudahkan memori untuk mengingat hal-hal baru.
  2. Memperluas Ukuran Pinggang. Menurut Asisten Profesor Psikiatri dari University of Pennsylvania, Siobhan Banks, Ph,.D, tidur yang berlebihan meningkatkan risiko obesitas. "Beberapa penelitian telah menunjukkan tidur yang berlebihan dapat mempengaruhi metabolisme, meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2," kata Siobhan. Sebuah penelitian di Kanada tahun 2007 menemukan orang-orang yang tidur lima atau enam jam meningkatkan kemungkinan untuk kelebihan berat badan 69 persen, dibandingkan dengan mereka yang biasa tidur tujuh atau delapan jam. "Tidur yang kurang atau berlebihan sama-sama memiliki risiko, jadi istirahatlah secukupnya," katanya.
  3. Mudah Sakit. Peneliti dari Universitas Chicago mengatakan antibodi pada orang yang kurang atau kelebihan jam tidurnya dan membuat tubuhnya 50 persen lebih lemah daripada orang-orang yang cukup beristirahat. Peneliti Harvard juga menemukan bahwa kadar protein C menjadi reaktif dan ini penanda risiko penyakit jantung.
  4. Risiko Kanker Meningkat. Selama tidur tubuh memproduksi melatonin, hormon yang membantu mengatur siklus tidur Anda. Mengganggu jam tidur dapat mempengaruhi sintesis melatonin dan itu menjadi masalah. Pada 2007 Universitas of Texas melakukan penelitian yang menyimpulkan tidak hanya melatonin yang merupakan detoksifikasi berbahaya yang meningkat tetapi juga penyebab kanker ikut meningkat.

Poskan Komentar: