Monday, December 30, 2013

Berapa Usia Alam Semesta Saat Ini?

Monday, December 30, 20139:54:00 PM
alam semesta
peta 2013 dari radiasi latar belakang sisa dari Big Bang, yang diambil oleh pesawat ruang angkasa ESA Planck, menangkap cahaya tertua di alam semesta. Informasi ini membantu para astronom menentukan umur alam semesta. I foto space.com

Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam Tata Surya. Diperkirakan usianya mencapai 4,6 miliar tahun. Jarak antara Bumi dengan matahari adalah 149.6 juta kilometer atau 1 AU. Kala rotasi bumi adalah 23 jam 56 menit 4 detik. (id.wikipedia.org).

Perbandingan usia yang dijabarkan oleh wikipedia dengan hasil penelitian terbaru terpaut begitu jauh dengan umur alam semesta, yaitu sekitar 13,8 milyar tahun. Ilmuwan astronom dalam menentukan usia bumi menggunakan dua metode berbeda dan ternyata usia alam semesta lebih tua dari bumi.

Melansir dari space.com. Umur mungkin hanya berupa angka, tapi ketika datang ke usia alam semesta, itu adalah salah satu yang cukup penting. Menurut penelitian, alam semesta berusia sekitar 13,8 miliar tahun. Bagaimana para ilmuwan dapat menentukan berapa banyak lilin untuk ditempatkan pada kue ulang tahun alam semesta? Mereka dapat menentukan usia alam semesta dengan menggunakan dua metode yang berbeda, yaitu dengan mempelajari benda tertua dalam alam semesta dan mengukur seberapa cepat berkembang.

Batas Usia

Alam semesta tidak bisa lebih muda dari obyek yang terkandung di dalamnya. Dengan menentukan usia bintang tertua, para ilmuwan dapat meletakkan batas pada usia, yaitu 13,8 miliar tahun. Hal ini dapat lebih tua, tapi tidak lebih muda.

Perluasan alam semesta

Alam semesta yang kita tinggali tidak datar dan tidak berubah, tapi terus berkembang. 

Untuk menentukan kepadatan dan komposisi alam semesta, para ilmuwan mengandalkan teleskop NASA Wilkinson Microwave Anisotropy Probe (WMAP) dan pesawat ruang angkasa Planck Eropa. Dengan mengukur radiasi termal yang tersisa dari Big Bang, misi seperti ini mampu menentukan kepadatan, komposisi dan perluasan tingkat alam semesta. Sisa Radiasi dikenal sebagai latar belakang gelombang mikro kosmik.


Poskan Komentar: