Minggu, 17 November 2013

Sudah 13 Tahun Mantan Makelar Ini Tidur Dikuburan

Minggu, 17 November 201322.57.00
Fabio tinggal didalam kuburan bersama jasad sahabatnya yang telah meninggal di pemakaman di Santa Isabela, Brasil (foto mirror.co.uk)
Seorang mantan broker (makelar) tidak punya pilihan selain untuk pergi ke Santa Isabel, Brasil, meminta makanan dari penduduk setempat. Dia mengklaim bahwa dia tuniwisma tidak punya uang dan setelah usahanya bangkrut.

Seorang pria tunawisma selama 13 tahun terakhir tinggal di sebuah pemakaman di kuburan, ia berbagi dengan kerangka, yang sahabatnya. Fabio Beraldo Rigol (47 tahun)pindah setelah bangkrut dan menjadi kecanduan obat-obatan.

Ketika keluarga tidak mengakui dirinya, dia "meminta izin" dari teman yang sudah meninggal, yang dikubur beberapa tahun yang lalu, untuk tinggal bersamanya di dalam kubur. Ini memiliki cukup ruang untuk enam mayat dan berfungsi untuk berlindung dari hujan, angin dan perampok.

Menurut mantan broker, setelah usahanya gagal, dia hidup tanpa uang dan menjadi tunawisma. Sekarang dia setiap hari terpaksa harus berjalan ke kota terdekat atau jantung kota untuk mengemis makanan.

"Aku lebih takut hidup daripada mati. Aku belum pernah melihat hantu. Kadang-kadang ada terlalu tenang, tapi aku bukan penggemar besar dan saya senang berbicara perdamaian, sehingga cocok untuk saya. Selain itu, aku tidak bergaul dengan baik dengan orang-orang. Aku jauh dari rumah dan berakhir dengan mengembara melalui jalan-jalan. Satu malam itu hujan deras. Aku tidak ingat bagaimana hal itu terjadi, tapi ketika aku bangun, aku ada di sini di kuburan."

"Ketika hujan datang, aku akan tinggal di dalam. Pada hari-hari, saya tidak mau. Ketika saya membutuhkan sebuah masyarakat orang, selalu ada seseorang dengan siapa Anda dapat berbicara dengan. Selalu seseorang yang akan memperlakukan saya dengan makanan. Allah tidak pernah mengijinkan Saya kelaparan, "- kata Fabio Beraldo Rigol dalam sebuah wawancara dengan wartawan mirror online.

Fabio juga mengatakan kepada wartawan bahwa ia tidak akan menghabiskan sisa hidupnya di kuburan, menambahkan bahwa ia mengharapkan untuk mendapatkan perumahan yang normal.

"Aku ingin keluar dari sini hidup-hidup saya masih ingin memiliki rumah, bahkan jika itu hanya kamar tidur dan kamar mandi saya ingin kembali bekerja Hidupku belum berakhir dan saya berharap bahwa saya akan memiliki kesempatan untuk keluar dari sini" - katanya.

Poskan Komentar: