Thursday, November 28, 2013

Setengah Dari Wanita Punya Apnea Sleep

Thursday, November 28, 201310:03:00 PM
cewek cantik tidur
Ilustrasi cewek cantik tidur (foto Fjezebel.com)
Anea Sleep tidak hanya terjadi pada pria, namun juga bisa dialami oleh setengah dari perempuan. Sebelum kita lanjutkan untuk mengetahui gangguan apnea sleep atau sleep apnea pada wanita. Ketahui dulu apa itu Apnea Sleep?

Melansir dari id.wikipedia.org, Apnea tidur (bahasa Inggris: sleep apnea atau sleep apnoea) adalah gangguan tidur dengan kesulitan bernapas (apnea = "tanpa napas") berulang kali ketika sedang tidur. Ada dua jenis sleep apnea: Central dan Obstructive. Terdapat juga jenis campuran. Orang yang menderita hal ini biasanya tidak sadar, walaupun setelah bangun. 

Dilansir dari Fjezebel.com, Sleep apnea dikenali sebagai masalah yang sering dialami kaum pria atau dapat dikenali dari akibatnya terhadap tubuh. Diagnosa sleep apnea dilakukan dengan polysomnography. Apnea dapat juga diartikan sebagai berhentinya pernapasan untuk sementara. Dyspnea yang dibarengi dengan apnea dapat menyebabkan terjadinya awal sebuah kematian.

Sebuah studi dari Universitas Umea di Swedia telah menemukan bahwa setengah dari 400 wanita yang berpartisipasi dalam tes tidur semalam mereka memiliki sleep apnea ringan sampai berat, suatu kondisi yang sampai sekarang sebagian besar berhubungan dengan laki-laki.

Ini didefinisikan oleh subjek tidak bernapas selama lebih dari 10 detik saat tidur, dan penelitian diklasifikasikan bahwa lima atau lebih dari periode 10 detik ini menunjukkan sleep apnea ringan sampai parah. Ada penurunan bersamaan dalam kadar oksigen darah, dan bentuk parah dari kondisi ini terkait dengan stroke, serangan jantung dan kematian dini. Bulan lalu, sebuah studi juga terkait ke masalah memori dan demensia.

"Prasangka tidak termasuk perempuan (karena berpotensi memiliki sleep apnea) telah merajalela untuk waktu yang lama. Ini menjadi lebih baik, namun, dan (kesehatan masyarakat) terkait dalam mengidentifikasi wanita dengan apnea tidur lama," kata Terry Young, publik profesor kesehatan dan peneliti di University of Wisconsin.

Mayoritas dari 200 wanita memiliki bentuk "ringan" dari kondisi tersebut, tapi Young mengatakan bahwa bahkan ini harus dipantau untuk melihat apakah itu meningkat. Perempuan yang diteliti memiliki obesitas atau hipertensi adalah 80-84% cenderung memiliki apnea sleep, dan  angkanya juga meningkat pada wanita yang lebih tua.

Poskan Komentar: