Friday, November 22, 2013

Ilmuwan Temukan Beberapa Makanan Penyebab Kanker

Friday, November 22, 20138:55:00 PM
Kerupuk_putih
Ilustrasi kerupuk I foto id.wikipedia.org

Peneliti AS baru-baru ini melakukan percobaan menemukan bahwa beberapa produk  meningkatkan risiko kanker berkali-kali lipat. Kentang, kerupuk, roti, kopi dan buah-buahan kering untuk produk-produk itu cukup akrab bagi semua orang yang disediakan oleh industri makanan.

Menurut para ilmuwan bahwa produk-produk tersebut mengandung zat yang disebut akrilamida, yang memprovokasi kanker pada hewan dan akibatnya dapat menimbulkan ancaman bagi manusia.

Ilmuwan menemukan bahwa zat ini terbentuk terutama oleh asam amino dan gula dalam produk yang asalnya dari sayur, melewati pengolahan suhu tinggi, seperti di panggang atau goreng. Namun, ilmuwan tidak menemukan zat akrilamida dalam ikan, daging dan produk susu.

Badan Food and Drug Administration dari Amerika Serikat bahkan telah mengeluarkan arahan. Mereka menyerukan penolakan terhadap konsumsi makanan yang mengandung akrilamida, demi menjaga kesehatan.

Para ilmuwan mengatakan bahwa perlakuan produk tersebut tidak boleh dengan suhu tinggi atau terlalu panas karena secara signifikan dapat merusak kandungan makanan menjadi zat berbahaya. Namun, sebaliknya dapat meningkatkan konsentrasi zat berbahaya.

Ilmuwan mengatakan memanggang roti cukup sampai kemerahan tidak boleh sampai berwarna kecoklatan atau bahkan hitam. Jadi, jika setelah pemanggangan produk menjadi kecoklatan dan hitam, lebih baik tidak di konsumsi.

Selain itu ilmuwan menyarankan bahwa jangan menyimpan kentang dalam lemari es, karena akan meningkatkan kadar akrilamida di dalamnya selama pemrosesan.

Secara umum, untuk mengurangi risiko kanker, ilmuwan menyarankan perlu didominasi oleh buah dan sayuran segar, dan produk susu rendah lemak, daging tanpa lemak, ikan, unggas, kacang-kacangan dan telur.

Dilansir dari id.wikipedia.org, Akrilamida (atau amida akrilat) adalah senyawa organik sederhana dengan rumus kimia C3H5NO dan berpotensi berbahaya bagi kesehatan (menyebabkan kanker atau karsinogenik). Nama IUPAC-nya adalah 2-propenamida. Dalam bentuk murni ia berwujud padatan kristal putih dan tidak berbau. Pada suhu ruang, akrilamida larut dalam air, etanol, eter, dan kloroform. Ia tidak kompatibel dengan asam, basa, agen pengoksidasi, dan besi (dan garamnya). Dalam keadaan normal ia akan terdekomposisi menjadi amonia tanpa pemanasan, atau menjadi karbon dioksida, karbon monoksida, dan oksida nitrogen dengan pemanasan.


Poskan Komentar: