Selasa, 19 November 2013

5-10 Tahun Robot Akan Menggantikan Manusia Dalam Berbagai Profesi

Selasa, 19 November 201315.14.00
robot cerdas buatan
Ilustrasi robot I foto teachthought.com
Perkembangan teknologi semakin berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir, salah satunya perkembangan teknologi robotika dan mengarah pada kepunahan beberapa profesi. Kini ada beberapa negara sedang berlomba-lomba melakukan inovasi dan riset dalam hal perkembangan teknologi robotika.

Terinspirasi dari berbagai film-film Hollywood memicu banyak praktisi robotika untuk mendesasin robot yang bentuk, ukuran dan kemampuannya sesuai dengan area keterampilan. Jepang adalah salah satu negara yang masih unggul dalam dunia robotika.

Robot mulai mengambil alih pekerjaan di industri bukan hal yang baru, tetapi dekade berikutnya akan hadir robot dengan kecerdasan buatan yang akan mengambil alih beberapa profesi bahkan pekerjaan kantor mungkin merupakan ide yang asing bagi kebanyakan orang. 

Andrew Anderson, CEO IA (Artificial Intelligence : Kecerdasan Buatan), Celaton, Inggris. Mengatakan bahwa pekerja kantoran akan hilang sepenuhnya dalam waktu kurang dari lima tahun. Hal ini karena kecerdasan buatan semakin canggih yang akan mengambil alih pekerjaan manusia saat ini. Anderson mengatakan kepada Daily Mail bahwa pengembangan robot dengan kecerdasan buatan akan datang lebih cepat dari yang diperkirakan.

Menurut Andrew Anderson, robot dengan kecerdasan buatan, bagaimanapun dalam waktu kurang dari lima tahun kemungkinan tidak akan ada lagi pekerja kantor karena orang-orang di daerah ini benar-benar digantikan oleh robot cerdas. Terlihat cukup mengancam dan pengenalan robot di bidang profesional lainnya.

Robot dengan kecerdasan buatan dapat secara otomatis memecahkan tugas-tugas administrasi dan bahkan mampu membuat keputusan sendiri. Kemampuan untuk belajar robot cerdas di masa depan akan meminimalkan kebutuhan untuk pekerja administrasi, karena saat ini robot cerdas dapat membaca dan memahami arti dari dokumen, sambil menjelajahi pola kata dan frasa dalam konteks.

Ilmuwan AI percaya bahwa pada tahun 2025 robot akan belajar untuk memproses informasi, memperbaiki masalah dan membuat keputusan yang berbeda, bahkan jika perlu, memprogram ulang dirinya. Perusahaan ini berlomba mendesain robot yang dapat bekerja secara profesional dalam penjualan, kesehatan, pendidikan, keuangan, IT, manajemen dan hukum.

Melansir dari id.wikipedia.org, Kecerdasan Buatan (bahasa Inggris: Artificial Intelligence atau AI) didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.

Poskan Komentar: