Selasa, 01 Oktober 2013

Tamu Massif, Gunung Merapi Terbesar Di Samudera Pasifik

Selasa, 01 Oktober 201322.00.00
gunung merapi tamu massif
Peta 3D pembentukan Massif Tamu I foto : sci-news.com
Semua orang mengetahui bahwa gunung tertinggi di darat, yaitu gunung Everest dengan ketinggian  mencapai 8850 meter yang terletak di Himalaya. Keberadaan ketinggian sebuah gunung tak hanya ada di daratan namun ada juga di dasar laut.

Salah satunya, yaitu gunung laut Mauna Loa dan merupakan gunung berapi paling aktif dan terbesar di dunia terletak di Samudra Pasifik, dan menjulang lebih dari 17 kilometer dari dasar samudra. Mauna Loa, yang artinya “Gunung Tinggi” dalam bahasa Hawaii.

Kini ilmuwan telah menemukan kembali sebuah gunung laut merapi yang lebih besar daripada gunung merapi Mauna Loa, yaitu gunung laut merapi “Tamu Massif” yang ditemukan bawah Samudra Pasifik berukuran lebar 650 kilometer dan tinggi 4 kilometer.

Gunung raksasa ini ditemukan sejak beberapa tahun lalu oleh tim ilmuwan dari Texas A & M University yang dipimpin oleh Dr William Sager, namun baru dipublikasikan setelah ilmuwan mempelajari data sampel batuan, melakukan pengeboran, serta survei seismik yang dilakukan dengan bantuan kapal penelitian yang dilengkapi fasilitas pendukungnya.

Dilansir dari sci-news.com, gunung berapi bernama Tamu Massif ini diyakini berusia sekitar 145 juta tahun. Gunung ini sudah tidak aktif dalam beberapa juta tahun setelah ia terbentuk.

Ahli kelautan yang dipimpin oleh Dr William Sager dari University of Houston telah menemukan apa yang mereka katakan adalah sebuah gunung berapi tunggal terbesar belum pernah terdokumentasikan di planet kita.

"Apa yang tidak biasa tentang berapi adalah kemiringannya, itu tidak tinggi, tapi sangat luas, sehingga lereng sisi sangat bertahap. Bahkan, jika Anda berdiri di sisinya, Anda akan mengalami kesulitan untuk menyebut jalan mana yang menurun. Kita tahu bahwa itu adalah sebuah gunung berapi besar tunggal dibangun dari aliran lava besar yang terpancar dari pusat gunung berapi membentuk sebuah gunung, bentuknya seperti perisai yang luas, "kata Dr Sager.

"Bentuknya berbeda dari setiap gunung berapi sub-laut lainnya yang ditemukan di Bumi, dan itu sangat mungkin dapat memberikan kita beberapa petunjuk tentang bagaimana gunung berapi besar bisa terwujud. Sejumlah besar magma berasal dari pusat, dan magma ini harus datang dari mantel bumi. Jadi ini adalah informasi penting bagi ahli geologi mencoba untuk memahami bagaimana interior bumi bekerja, "pungkasnya.

Poskan Komentar: